Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG akhir tahun harga sejumlah kebutuhan pokok di Provinsi Kalimantan Selatan terus bergerak naik. Pemprov Kalsel menggalakkan kegiatan pasar murah di 13 kabupaten/kota guna membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Salah satu kegiatan pasar murah dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel bekerjasama dengan Badan Pangan Nasional di Banjarbaru. "Pasar murah kembali kita laksanakan untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang natal dan tahun baru (nataru)," ungkap Kepala Dinas PKP Kalsel, Syamsir Rahman, Sabtu (25/11).
Kegiatan pasar murah yang merupakan bagian gerakan pangan murah, digelar di halaman kantor DPKP Kalsel di Banjarbaru, 24 November- 3 Desember 2023. "Kita harapkan pasar murah ini dapat membantu masyarakat, di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang tinggi saat ini," kata Syamsir.
Baca juga: YLKI Desak Pemprov Kalsel Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok
Dalam pasar murah kali ini dijual berbagai macam kebutuhan pokok berupa beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, telur, daging, dan bawang. Beragam kebutuhan pokok ini dijual jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Karena itu kegiatan pasar murah ini mendapat antusias masyarakat. "Gerakan pangan murah ini merupakan tindaklanjut dari arahan Gubernur Kalsel untuk membantu masyarakat kurang mampu, serta upaya menurunkan inflasi," tutur Syamsir.
Baca juga: Warga Antusias Beli Komoditas pada Gelar Pangan Murah
Sebelumnya Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak Pemprov Kalsel menstabilkan harga dan memastikan kecukupan kebutuhan pokok masyarakat. "Harga kebutuhan pokok terus bergerak naik sementara daya beli masyarakat cenderung menurun. Disisi lain penghasilan atau gaji kelompok pekerja atau swasta jauh lebih rendah dari standar kebutuhan hidup layak," tutur Ketua YLKI Kalsel, Murjani. (Z-3)
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
HARGA ayam potong dan telur ayam disejumlah pasar di Kota Bengkulu, naik selama sepekan terakhir.
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
Seorang penjual beras di Pasar Mambo, Kabupaten Indramayu, Jana, mengungkapkan saat ini harga beras naik tipis, yaitu Rp200 per kilogram.
Kemenkeu menyebut perekonomian Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan ketahanan dalam menghadapi berbagai tekanan. Hal itu dinilai menjadi dasar yang kuat bagi kinerja ekonomi ke depan.
BPS mencatat inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 persen (mtm). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau, khususnya cabai rawit dan daging ayam, menjadi penyumbang terbesar.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pasokan pangan di Kabupaten Kulon Progo berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), meskipun terdapat kenaikan pada harga cabai dan bawang merah.
Periode libur akhir tahun kerap disertai kenaikan permintaan dan potensi gejolak harga kebutuhan pokok, sehingga upaya stabilisasi perlu dilakukan lebih awal.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
Harga cabai, terutama jenis rawit di Pasar Rejosari meningkat dua kali lipat dibanding sebelum Desember, yakni dari tadinya Rp50 ribu, melonjak menjadi Rp80 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved