Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan penanaman pohon 1.001 kelekak di Desa Sempan, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Babel.
Manajer Pengendali Kesehatan & Keselamatan Kerja, Lingkungan dan Keamanan PLN UIW Babel diwakili Asisten Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIW Babel Ardiyansah mengatakan program yang diinisiasi bersama Yayasan Flora Fauna Babel itu ialah program TJSL PLN UIW Babel guna menopang green transformation.
PLN saat ini, menurutnya, tidak hanya fokus pada penyaluran tenaga listrik, tapi juga menjalankan bisnis dengan bertransformasi salah satunya green transformation yakni bisnis yang ramah lingkungan.
Baca juga: Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, PLN Salurkan TJSL Program UKM Berdaya
“Setiap tahun melalui program TJSL, kami menanam pohon, khususnya pohon produktif seperti durian, alpukat, mangga, dan cempedak,” kata Ardiyansah di sela penanaman pohon 1.001 kelekak, Jumat (17/11).
Ia menyebutkan penanaman pohon ini bertujuan melestarikan lingkungan, menjaga ekosistem flora fauna, mengurangi polusi udara, menghijaukan bumi, serta menjaga kearifan lokal dengan tema Revitalisasi kelekak.
Ketua Yayasan Flora Fauna Babel Ade Yusni Franata mengatakan sebagai partner PLN pada program ini, pihaknya amat antusias dengan melibatkan masyarakat desa dan tokoh masyarakat setempat.
Baca juga: PLN dan Pemkot Pangkalpinang Bersinergi dalam Penyediaan Tenaga Listrik
“Pada program ini ada sekitar 2.000 bibit yang disebar ke beberapa desa di Kabupaten Bangka di antaranya 1.200 bibit durian, 300 bibit cempedak, 250 bibit tanaman buah lokal dan 250 bibit tanaman hutan,” katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Ismir Rachmaddinianto mengungkapkan program ini amat bermanfaat bagi petani hutan kelekak di Bangka.
Baca juga: PLN Babel Tambah Kapasitas PLTG Air Anyir 25 MW Perkuat Sistem Kelistrikan Bangka]
“Penanaman pohon ini amat bermanfaat dalam menjaga kelestarian hidup hewan dan tumbuhan. Nantinya, ketersediaan sumber makanan dari hutan kelekak ini dapat dinikmati masyarakat dan ekosistem hewan yang hidup di hutan kelekak ini. Harapannya, kelestarian hutan ini dapat dinikmati generasi penerus kita dan kelak bisa jadi destinasi wisata bagi wisatawan lokal serta luar negeri,” ujar Ismir.
Sementara itu, Kepala Desa Sempan Sastrawan berterima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat. “Semoga kerja sama ini tidak hanya fokus pada penanaman pohon, tetapi juga kegiatan lainnya yang sifatnya membangun desa,” tutupnya. (RO/S-2)
MENJELANG perayaan imlek dan bulan puasa Ramadan 2026, penjualan daging sapi di pasar kite, kota Sungailiat, Provinsi Bangka Belitung, alami lonjakan signifikan.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Polda Kepulauan Babel menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam insiden longsor di lokasi eks tambang Pondi, Desa Pemali, Kabupaten Bangka, yang menewaskan tujuh pekerja.
SEBANYAK tujuh pekerja tambang tertimbun longsor tanah di lokasi tambang eks Pondi, Desa Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
UNTUK mendorong kemandirian pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Bank Indonesia perkuat sektor pertanian.
WARGA di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) diimbau untuk tidak merayakan malam tahun baru dengan dengan pesta petasan dan kembang api.
(PTPP) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan penanaman pohon dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
GERAKAN penghijauan berskala nasional secara resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Gerakan ”Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” berlangsung pada 14 Oktober hingga 31 Desember 2025, dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.
GERAKAN penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved