Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Jaga Pasokan Air dan Energi Bersih, 10.000 Pohon Ditanam di Hulu Lampung Barat

Basuki Eka Purnama
22/1/2026 20:53
Jaga Pasokan Air dan Energi Bersih, 10.000 Pohon Ditanam di Hulu Lampung Barat
Aksi penenaman pohon di Lampung Barat(MI/HO)

SEBAGAI langkah konkret memperkuat ketahanan lingkungan di wilayah hulu, Yayasan Alam Hijau Lestari (Akar Pohon) berkolaborasi dengan PLTM Sukarame menggelar aksi penanaman 10.000 bibit pohon di Kabupaten Lampung Barat, Selasa (20/1). 

Aksi hijau yang dipusatkan di Pekon Hujung dan Pekon Luas ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan daerah tangkapan air (catchment area) yang menjadi jantung operasional pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

Wilayah hulu PLTM Sukarame memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas debit air. Selama ini, penurunan tutupan vegetasi menjadi ancaman serius karena memicu risiko erosi dan sedimentasi yang dapat mengganggu kinerja pembangkit energi terbarukan tersebut. 

Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.

Ketua Yayasan Alam Hijau Lestari, Allan Munir, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memulihkan kualitas lingkungan melalui partisipasi aktif masyarakat.

"Catchment area adalah fondasi bagi kelangsungan pembangkit mikrohidro dan kehidupan masyarakat. Menanam 10.000 bibit hari ini berarti menyiapkan masa depan lingkungan yang lebih sehat, tanah yang lebih kuat, dan ketersediaan air yang lebih terjaga," ujar Allan.

Dalam pelaksanaannya, Yayasan Akar Pohon mengedepankan pendekatan partisipatif dengan melibatkan kelompok tani, tokoh adat, hingga aparatur pekon. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan bibit yang telah ditanam, mulai dari tahap perencanaan teknis hingga penyediaan, dapat terus dirawat dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga di masa depan.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan PLTM Sukarame, Indra Oktaviansyah, menjelaskan bahwa kelestarian kawasan hulu adalah kunci kontinuitas suplai air.

"Dengan meningkatnya tutupan vegetasi, kami berharap risiko erosi dan sedimentasi dapat ditekan sehingga operasional PLTM Sukarame tetap berjalan secara berkelanjutan," jelas Indra.

Langkah ini pun disambut baik oleh pemerintah setempat. Pj. Peratin Pekon Hujung, Ibu Asmaranita, mengenang kembali musibah banjir bandang tahun 2010 yang dipicu penggundulan hutan di wilayahnya. Ia berharap bantuan bibit ini dapat mencegah bencana serupa sekaligus memulihkan kondisi alam.

Apresiasi juga datang dari Kasi KSDAE KPH Lampung Barat, Rizal Tyas. Ia menyebut inisiatif ini sebagai salah satu bantuan bibit terbesar dan berkualitas tinggi di wilayah tersebut. Menurutnya, pemilihan tanaman produktif akan memberikan nilai ekonomi tambahan bagi warga sekitar.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menciptakan dampak berkelanjutan bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi di Lampung Barat. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya