Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITEKNIK Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melalui Program YESS menggelar kegiatan ´Business Talkshow Pojok Kredit Millenial Agriculture Forum Edisi Tani Akur bertema “Akses Permodalan Usaha Menggunakan Dana CSR”.
Kegiatan diselenggarakan secara offline di BPP Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat dan online melalui zoom meeting pada baru-baru ini.
Kegiatan dibuka oleh Rudi Hartono selaku Plh Direktur Polbangtan Bogor sementara secara online hadir Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti dan Project Manager Program YESS PPIU Jawa Barat Aminudin.
Baca juga: Kementan Tingkatkan Ekonomi Nasional dari Perkebunan dengan Pasti
Bincang bisnis kali ini dikemas dengan mendatangkan narasumber dari Dinas Bagian Perekonomian & Administrasi Pembangunan Setda, Bappelitbangda, Manager Sentra UMKM Bank BJB, Korluh BDSP, Offtaker, Local Champion, Mobilizer, Fasmud, CPM/PM.
Dimas Ardy Prasetyo selaku Manager Sentra UMKM Bank BJB mengatakan bahwa corporate social responsibility dari Bank BJB memiliki tiga kategori, yaitu pendidikan, kesehatan, dan lingkungan sosial.
“Kita tidak bisa tiba tiba memberi CSR, jadi tetap harus koordinasi dengan pemerintah setempat. BJB di tunjuk sebagai Pojok KUR," katanya.
Dimas menambahkan, terkait pertanian ada beberapa hal yang harus diketahui, biasanya pihak perbankan melihat pada tiga hal, yaitu masa lalu (usaha dia masa lalunya seperti apa) dan proyeksi masa depannya seperti apa. Petani, pasarnya harus jelas.
"Terkait proposal bisnis, ketika melakukan kunjungan pada nasabah hal pertama yang ditanya pada nasabah usahanya adalah apa,” ungkapnya lagi.
Baca juga: Kementan Dorong Milenial Terjun ke Sektor Pertanian di Jawa Barat
Dimas menambahkan bahwasanya hal penting dalam usaha adalah manajemen usahanya. Setiap hari Jumat, Bank BJB selalu memembuat kelas. Uang yang BJB salurkan buat dana hibah tetapi uang dari masyarakat yang digulirkan lagi untuk dana kredit.
"Sampai 100 tidak ada agunan, jadi teman-teman petani tidak perlu memberi agunan. BJB pernah melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah Jawa Barat yaitu Program Mesra untuk Kredit Mesra tanpa bunga. Tanpa agunan. Harus berkelompok minimal 5 orang. Pembayarannya berdasarkan siklus. satu orang maksimal Rp5 juta," papar Dimas.
Deputi Komponen YESS PPIU Jawa Barat, Yul Harry Bahar, mengatakan bahwa bisnis talkshow imerupakan ajang pembelajaran dan informasi.
Baca juga: Pelaksana Pendamping Petani Milenial Jatim Raih Penghargaan Kementan
“Dalam Program YESS, komponen ketiga adalah permodalan. Memang dalam program yess dirancang tidak seperti program perkembangan pertanian biasanya," katanya.
Kalau perkembangan pertanian, kata Yul, biasanya dilaksanakan melalui kegiatan program. Ada program, ada bantuan pada masyarakat dan bantuan pemerintah.
"Dalam Program YESS, masyarakat dididik agar dapat mengakses ke program permodalan, bukan dengan meminta-minta modal, agar dapat merubah paradigma pemuda agar tidak mengakses ke program pemerintah tetapi beralih ke program permodalan," katanya. (RO/S-4)
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Di bawah kepemimpinan Addin, GP Ansor bahu membahu menggerakkan aktivitas pangan melalui Banser Patriot Ketahanan Pangan.
SEORANG petani milenial sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengolah kopi arabika hingga menyebar ke penjuru Tanah Air, bahkan ke mancanegara seperti Jepang.
Sebagai seorang milenial, Brili Agung Zaky Pradika, 35, tidak jengah disebut sebagai petani. Pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah itu membuktikan usahanya yang moncer di sektor pertanian.
PETANI milenial Rustan Abu Bakar selama ini mengolah ubi jalar menjadi keripik. Seiring berjalannya waktu, Rustan merasa harus ada perkembangan terhadap usahanya.
Petani milenial dicari! Daftar sekarang & raih sukses di bidang pertanian modern. Panduan lengkap cara daftar, syarat, & peluangnya di sini!
Kementan menerima kunjungan delegasi forum kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC) untuk berdialog mengenai pelaksanaan program pemberdayaan generasi muda di pertanian
PROGRAM Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan). Petani muda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved