Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH petani berwawasan Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) yang juga penerima manfaat program SIMURP di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mengikuti ´Temu Usaha dan Kemitraan SIMURP 2023´ yang diadakan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Purworejo, belum lama ini.
Kegiatan berlangsung di Aula BPP Purworejo yang diikuti 30 petani organik, menghadirkan pemateri dari kalangan profesional yakni pimpinan Bank BRI Unit Tambakrejo dan Diamond Olshop Kutoarjo.
Temu Usaha dan Kemitraan 2023 tersebut dibuka oleh Pelaksana Teknis SIMURP Purworejo, Turoso.. Ia juga menekankan bahwa tujuan pertemuan, untuk membuka peluang bagi petani mengakses pasar via digital marketing dan memperoleh modal usaha melalui perbankan.
Baca juga: Bank Dunia Akui Keberhasilan Indonesia Implementasi CSA
Turoso mengatakan bergabung pada Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) yang diusung Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani setempat ´melek´ pada pengembangan produk pertanian dari hulu ke hilir.
Upaya tersebut sejalan arahan Plt Menteri Pertanian (Mentan) Arief Prasetyo Adi bahwa penyuluh di bawah koordinasi BPP merupakan kunci sukses pembangunan pertanian.
"Kehadiran penyuluh harus bisa menjadi juru bicara dan harus mendengarkan keluh kesah para petani. Jika ada masalah, penyuluh berada di depan, dan segera laporkan ke pemerintah daerah hingga pusat," katanya.
Baca juga: Teknologi CSA Genjot Produktivitas Gabah Lebih Banyak
Hal itu, kata Plt Mentan, menjadi perhatian Presiden RI Joko Widodo bahwa keberadaan penyuluh sangat penting untuk membantu petani meningkatkan hasil pertanian hingga penanganan pasca panen dan pemasaran hasil pertanian.
"Hilirisasi produk-produk pertanian ini memang harus dan inilah yang sedang kita siapkan," kata Presiden Jokowi seperti dikutip Arief Prasetyo Adi.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi mengatakan pihaknya terus berupaya mendorong pelaku utama dan pelaku usaha pertanian, untuk melakukan hilirisasi produk pertanian.
"Melalui hilirisasi, para pelaku agribisnis akan mendapatkan nilai tambah dan jaminan pasar yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan para petani," katanya.
Sumber Pembiayaan Berupa KUR
Pada kegiatan Temu Usaha dan Kemitraan 2023 yang diinisiasi SIMURP melalui BPP Purworejo, narasumber dari Bank BRI Unit Tambakrejo mengatakan, upaya pemerintah untuk mendukung dan meningkatkan akses pada usaha pertanian, dengan menyediakan sumber pembiayaan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Baca juga: CSA Kementan Bimbing Petani Pinrang Bikin Pestisida Nabati dari Bawang
"KUR merupakan upaya pemerintah untuk memajukan sektor pertanian. KUR dapat diakses melalui Bank BRI. Prosesnya mudah. Syarat utamanya adalah petani yang memiliki usaha produktif," katanya.
Sementara narasumber dari Diamond Olshop Kutoarjo mengurai tentang Digital Marketing, telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari dunia bisnis saat ini, termasuk bisnis di sektor pertanian.
"Petani harus memahami cara memasarkan produk dengan efektif di era digital, agar dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Pembeli saat ini semakin mandiri membuat keputusan pembelian berdasarkan hasil pencariannya di internet," katanya.
Digital marketing dapat menjangkau seluruh masyarakat di manapun mereka berada dan kapan saja. Produknya dibangun sebagai strategi pemasaran hasil pertanian meliputi website penjualan berupa e-commerce dan media sosial yang terintegrasi dengan e-commerce.
Kegiatan ditutup dengan pembentukan Grup Whatsapp yang berisikan seluruh petani organik dan pelaku digital marketing Diamond Olshop. (RO/S-4)
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved