Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta masih kesulitan memadamkan api dari kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) Cikolotok, Purwakarta, Jawa Barat. Sementara areal yang terbakar terus meluas hingga sudah mencapai 3 hektare.
Angin kecang dan cuaca panas membuat api sulit dipadamkan. Api bahkan terus merembet membakar semak semak dan nyaris membakar kandang ayam milik warga di sekitar TPA.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Deden Guntari, mengaku minimnya sumber air membuat proses pemadaman sulit. Belum lagi kendala asap yang tebal menambah tingkat kesulitan.
Baca juga: TPA Sampah Alak di Kota Kupang Terbakar
"Kesulitannya terbesar adalah karena minimnya sumber air disekitar lokasi kebakaran selain itu juga asap yang tebal dan angin yang kencang di lokasi," Kata Deden, Selasa (17/10).
Deden mengaku petugas saat ini fokus pada pemadaman api yang kembali muncul. "Strategi yang dilaksanakan saat ini adalah penyiraman secara terus menerus dengan air di titik api dan titik asap yang kembali muncul. Serta melaksanakan penyekatan agar api tidak menjalar ke tempat lain," ujar Deden.
Baca juga: Api belum Padam, TNI-POLRI di Bali Dikerahkan
Dede menyebutkan, Dinas Lingkungan hidup dibantu Dinas Damkar Purwakarta sudah mengerahkan 5 unit kendaraan Damkar dan 3 unit kendaraan tanki air. Selain itu berencana akan menggunakan water bombing, jika kebakaran kian meluas. Namun Deden yakin api akan bisa dipadamkan dalam 2 hingga 3 hari ke depan. (Z-3)
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
UPAYA pemadaman kebakaran hebat yang melanda pabrik karet PT Garuda Mas Perkasa, produsen sandal merek Swallow, belum sepenuhnya tuntas hingga menjelang siang, Rabu (28/1).
MENTERI Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengakui secara terbuka bahwa hampir seluruh daerah di Indonesia belum mampu mengelola sampah secara tuntas.
Daerah yang masih mengoperasikan tempat pembuangan akhir (TPA) dengan metode open dumping secara otomatis tidak akan masuk dalam klasifikasi Adipura.
MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq menekankan pengelolaan sampah bukan lagi sekadar kewajiban, tetapi sebuah tanggung jawab yang mendesak.
Sampah yang diangkut ke Sarimukti tidak hanya dilakukan pada 14 TPS resmi yang dikelola pemerintah, tapi juga menyasar TPS liar.
PEMERINTAH tengah berproses untuk menghentikan praktik open dumping di 343 TPA di seluruh Indonesia. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol menyebutkan penutupan ini akan dilakukan bertahap
Peralihan dari sistem pembuangan terbuka ke sistem pengelolaan sampah terintegrasi membuka peluang bisnis dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved