Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Klaten, Jawa Tengah, menggiatkan pembinaan dan penyuluhan pelajar di sejumlah sekolah di Klaten, Senin (16/10) guna menekan kasus yang melibatkan pelajar. Kegiatan pembinaan pelajar yang dipimpin Wakapolres Kompol Tri Wakhyuni ini menyasar 41 sekolah setingkat SMP dan SMA.
Dari 41 sekolah yang disasar, 15 sekolah dilaksanakan para pejabat utama Polres Klaten dan 26 sekolah lainnya oleh Kapolsek. Kapolres Klaten AKB Warsono melalui Kasi Humas Iptu Abdillah mengatakan, kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini menindaklanjuti berbagai kasus yang melibatkan pelajar.
Pembinaan dan penyuluhan pelajar di sekolah akan dilakukan secara rutin, dengan tujuan agar lebih efektif dalam pencegahan berbagai penyimpangan remaja. "Kegiatan ini akan kami laksanakan minimal seminggu sekali setiap hari Senin. Tetapi, bisa juga secara insidentil menyasar sekolah yang siswanya terindikasi ada permasalahan," jelasnya.
Baca juga: Kejari Flotim Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek BNPB
Adapun materi penyuluhan, antara lain pencegahan perundungan, tawuran, tertib berlalulintas, dan narkoba. Selain itu, ada materi tambahan tentang etika serta kesopanan.
Upaya pembinaan dan penyuluhan pelajar juga didukung masyarakat, khususnya para orangtua siswa. Peran orangtua itu penting dalam pengawasan dan pembentukan karakter positif anak.
Baca juga: 5.469 Keluarga di Klaten Alami Krisis Air Bersih
"Kami meminta orangtua lebih peduli dengan anaknya. Lakukan pengawasan ketat dan arahkan anak di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Selain itu, berikan contoh yang baik dalam bersikap dan beribadah," ujar Abdillah. (Z-3)
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
PERUNDUNGAN atau bullying sesungguhnya sudah dinyatakan dilarang dan termasuk salah satu dosa besar dalam penyelenggaraan pendidikan.
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Reaksi pertama orangtua saat mengetahui anak mereka dirundung akan sangat menentukan proses pemulihan mental sang anak.
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara mencatat lonjakan kasus kekerasan terhadap anak yang didominasi oleh kekerasan seksual sepanjang tahun 2025.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya membangun ekosistem hukum yang kuat serta edukasi yang memadai untuk melindungi anak-anak.
kasus kekerasan terhadap siswa ini mencederai rasa kemanusiaan.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
Psikolog anak, Mira Damayanti Amir, menekankan bahwa darurat kekerasan tengah terjadi di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved