Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HUTAN Wanagama Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terbakar pada Senin (9/10). Kebakaran itu terjadi beberapa jam dan sebelum akhirnya bisa dipadamkan.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Sumadi mengatakan api berkobar sekitar 2 jam. Ia memperkirakan api diketahui pukul 16.15 WIB dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB.
"Hampir dua jam api baru bisa dipadamkan tim, termasuk dengan pemadam kebakaran," kata Sumadi dihubungi, Selasa (10/10).
Baca juga: Pemkab Muba Sisir Lokasi Karhutla, Akui Kesulitan Air dan Akses
Sumadi mengatakan api yang sempat padam tanpa diduga kembali membakar dedaunan dan batang pohon yang kering. Api, kata dia, kemudian merusak usaha ternak lebah warga di Petak 14 hutan Wanagama UGM tersebut.
Kobaran api kian membesar karena kondisi lingkungan yang sangat kering di musim kemarau. Menurut Sumadi, hal itu membuat tim kebakaran sempat kewalahan menjinakkan api.
"Jadi setelah jam 18.00 WIB itu kebakaran lagi, baru bisa padam pukul 20.30 WIB," ujarnya.
Baca juga: Karhutla Masih Berpotensi Terjadi di Tiga Provinsi
Sumadi mengaku belum ada hal pasti penyebab kebakaran di Hutan Wanagama UGM itu. Hal itu juga termasuk luasan terbakar hingga berapa batang pohon terbakaran.
Hutan Wanagama terdiri dari 8 petak, yakni petak 5, 6, 7, 13, 14, 16, 17, dan 18. Di Petak 14 terdapat peternakan lebah yang terbakar itu.
Salah seorang warga pemilik usaha peternak lebah di Hutan Wanagama UGM, Suramto, mengatakan puluhan kotak rumah lebah hangus terbakar. Ia memperkirakan kerugiannya sekitar Rp5 juta hingga Rp6 juta.
"Di sana ada puluhan petani punya kotak lebah, ya terbakar semua," ujar Suramto. (Medcom/Z-6)
Gejolak harga bahan baku pakan kerap menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan usaha peternakan di Indonesia.
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Kementan menegaskan fokus utamanya saat ini yaitu membenahi sektor hulu atau perbibitan (breeding) sebagai langkah strategis untuk menekan ketergantungan impor daging.
Ia juga menekankan pentingnya Pusvetma memperluas kemitraan dengan akademisi dan perguruan tinggi untuk mempercepat inovasi riset dan produksi vaksin hewan.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved