Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
GEJOLAK harga bahan baku pakan kerap menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan usaha peternakan di Indonesia. Mengingat pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam produksi, efisiensi di sektor ini menjadi harga mati. Menanggapi persoalan tersebut, Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof. Muhammad Ridla, memaparkan lima strategi utama guna meredam dampak fluktuasi harga bahan baku.
Langkah pertama yang ditawarkan adalah diversifikasi sumber bahan pakan. Prof. Ridla menekankan pentingnya bagi peternak untuk mulai melirik potensi bahan baku lokal dan limbah agroindustri.
Upaya ini bertujuan untuk memutus ketergantungan pada bahan baku impor yang harganya sangat dipengaruhi pasar global, seperti bungkil kedelai atau soybean meal (SBM).
Kedua, peternak didorong untuk mulai mengadopsi pemanfaatan bioteknologi. Penggunaan teknologi seperti fermentasi, enzim, probiotik, hingga kultur mikroba dinilai efektif dalam mengolah bahan pakan yang mulanya berkualitas rendah.
MI/HO--Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof. Muhammad Ridla"Teknologi ini mampu meningkatkan kecernaan, menaikkan nilai nutrisi bahan pakan murah, serta mengurangi pemborosan pakan," jelas Prof. Ridla.
Strategi ketiga berkaitan dengan ketepatan perhitungan nutrisi melalui formulasi pakan fleksibel atau least-cost formulation.
Prof. Ridla menyarankan penggunaan perangkat lunak formulasi sederhana yang memungkinkan peternak mengganti bahan pakan dengan alternatif lain yang bernutrisi setara saat harga bahan tertentu melonjak.
Melalui formulasi ini, keseimbangan energi, protein, dan asam amino tetap terjaga tanpa harus membebani biaya produksi.
Selanjutnya, strategi keempat adalah mendorong produksi pakan mandiri skala kelompok. Hal ini dapat direalisasikan melalui pendirian feed center atau unit penggilingan bersama di tingkat desa atau koperasi.
Langkah kolektif ini diklaim mampu menurunkan biaya pakan hingga 10%–25%. Selain efisiensi harga melalui pembelian bahan baku dalam jumlah besar (grosir), risiko fluktuasi harga juga dapat ditanggung bersama oleh anggota kelompok.
Sebagai penutup, strategi kelima adalah penguatan manajemen pakan yang efisien. Dalam praktiknya, hal ini meliputi pengurangan limbah pakan (feed waste), teknik pencampuran pakan yang homogen, hingga penyesuaian porsi pemberian pakan yang sesuai dengan fase pertumbuhan ternak.
"Strategi ini mampu menjaga efisiensi konsumsi pakan meskipun harga bahan baku meningkat," tegasnya.
Melalui kombinasi kelima strategi ini, diharapkan para peternak memiliki daya tahan yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika ekonomi, sekaligus meningkatkan produktivitas ternak secara berkelanjutan. (Z-1)
IPB University berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan daerah.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
ASOSIASI Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) DKI Jakarta menggelar pelatihan intensif mengenai penanganan binatang pengganggu bagi para tenaga pengendali hama permukiman.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Ancaman serius ini datang dari wereng batang cokelat (WBC) dan penyakit virus kerdil padi. Keduanya merupakan momok bagi petani yang dapat memicu kegagalan panen secara masif.
Masalah kejiwaan di Indonesia tidak berdiri sendiri, melainkan dipicu oleh dinamika sosial yang kompleks.
Hilirisasi ayam terintegrasi bertujuan menyejahterakan peternak melalui kepastian bibit (DOC) yang terjangkau, peningkatan daya saing, dan kestabilan usaha.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Para peternak ayam petelur menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas kepedulian dan keberpihakan pemerintah terhadap nasib peternak.
Para peternak ayam petelur menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian (Mentan) Amran yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved