Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK kekeringan di Jawa Barat terus meluas. Sampai saat ini, kekeringan sudah menimpa 441 desa di 167 kecamatan.
"Dari 27 kabupaten dan kota, laporan kekeringan sudah terjadi dan berdampak di 22 kabupaten dan kota. Total jumlah warga yang terdampak dan mengalami krisis air bersih sudah mencapai 192.331 kepala keluarga," ungkap Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat Hadi Rahmat Hardjasasmita, Jumat (29/9).
Dia menambahkan empat kabupaten mengalami dampak terparah kekeringan tahun ini, yakni Kabupaten Bogor, Bekasi, Garut dan Ciamis. Tiga kabupaten, yakni Bogor, Bekasi dan Garut sudah menetapkan status tanggap darurat kekeringan.
Baca juga: 21 Kecamatan di DIY Terdampak Kekeringan
Di Bogor, lanjutnya, kekeringan terjadi di 152 desa dan dialami 91.970 kepala keluarga. Sementara di Kabupaten Bekasi, kekeringan terus meluas dan mencapai 46 desa, dengan 20.056 kepala keluarga terdampak krisis air bersih.
"Kekeringan di Kabupaten Garut juga telah meluas ke 23 desa dengan 10.986 kepala keluarga terdampak. Kondisi serupa menimpa Ciamis, dengan areal terdampak di 27 desa dengan 9.173 kepala keluarga mengalami krisis air bersih," tandasnya.
Baca juga: Polsek Bojongsari Salurkan 8.000 Liter Air ke Warga yang Alami Kekeringan
Upaya yang sudah dilakukan, tutur Hadi, ialah mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak. "Sampai saat ini, BPBD Jawa Barat bersama BPBD kabupaten di wilayah terdampak sudah mendistribusikan 10,3 juta liter air bersih untuk membantu warga," paparnya. (Z-6)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved