Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK El Nino terus dirasakan masyarakat Indonesia termasuk yang tinggal di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Tiga dari 10 Kecamatan di kabupaten tersebut bahkan mulai mengalami krisis bersih.
Kecamatan-kecamatan itu yakni Kecamatan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung Loe dan Kecamatan Gantarang.
Wilayah yang paling parah berada di Kelurahan Kasimpureng, Kecamatan Ujung Bulu. Desa Tammatto berada di Kecamatan Ujung Loe. Sedangkan dua desa berada di Kecamatan Gantarang yakni Desa Palambarae dan Desa Bontonyeleng.
Wilayah tersebut sudah mengalami kekeringan dan krisis air bersih sejak sebulan terakhir.
Baca juga: 11 Kecamatan di Pacitan Dilanda Kekeringan
Data dari BPBD Bulukumba sebanyak 1.300 jiwa yang terdampak. Humas BPBD Bulukumba Andi Ayatullah Ahmad mengatakan jika kemarau terus berlanjut ada sembilan kecamatan yang akan mengalami krisis air bersih dan hanya satu yang kemungkinan masih aman, yakni Kecamatan Kindang yang berada di wilayah dataran tinggi.
"Hanya Kecamatan Kindang yang kemungkinan tidak terdampak karena posisinya berada di kaki Gunung Bawakaraeng dan Lompobattang sehingga air melimpah," kata Andi, Sabtu (16/9)
Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Potensi Kekeringan di Sumatra Selatan
Sejak kemarau, BPBD Bulukumba sudah mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah warga. Sebanyak 15.000 liter air setiap harinya didistribusi ke wilayah yang terdampak.
Kepala Desa Bontonyeleng, Andi Baso Mauragawali mengapresiasi BPBD Bulukumba yang senantiasa sigap merespon keluhan warga terkait krisis air bersih. (MGN/Z-6)
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Studi terbaru di Guatemala mengungkap fakta mengejutkan. Air minum kemasan yang dianggap paling aman justru paling banyak terkontaminasi bakteri tinja.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved