Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KESULITAN anggaran pengadaan air bersih untuk mengatasi kekeringan pemerintah daerah tidak hanya terjadi di Kabupaten Demak. Di Kota Semarang ketersediaan anggaran tersebut juga telah habis, sehingga hanya mengandalkan bantuan pihak lain.
"Stok air bersih bersumber dari anggaran yang dimiliki sudah habis atau nol," kata Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martanto, Kamis (14/9).
Kondisi kian parah dengan bertambahnya kawasan yang mengalami kekeringan. Seperti Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang yang sebelumnya tidak pernah mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih. Saat ini untuk mengatasi krisis air bersih, pemda mengandalkan CSR.
Baca juga: Garut Perpanjang Status Tanggap Darurat Kekeringan Selama 14 hari
Meskipun Anggaran air bersih telah habis, ungkap Endro, upaya pemenuhan air bersih bagi warga terlanda kekeringan terus dilakukan. Dari 25 tangki air bersih dari program CSR,
10 tangki di antaranya telah didistribusikan ke wilayah terlanda. Kini tersisa 15 tangki.
Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman mengatakan menghadapi kekeringan dan kesulitan air bersih ini, dewan akan menganggarkan pengadaan air bersih pada APBD perubahan 2023.
Baca juga: Kalimantan Selatan Kembali Gelar Salat Istisqa Kembali Digelar
"Saya minta segera dilakukan pemetaan kekeringan di setiap wilayah, karena ini penting untuk pengalokasian kebutuhan bantuan air bersih itu," ujar Kadarlusman.
Dalam menghadapi kesulitan pemberian bantuan air bersih akibat anggaran yang ada telah habis, menurut Kadarlusman tidak bisa ganta mengandalkan bantuan swasta melalui program CSR, terapi juga terus dapat dikoordinasikan dengan PDAM Kota Semarang yang masih memiliki cadangan air bersih mencukupi. (Z-3)
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Pasokan air bersih Aceh Tamiang kembali normal setelah SPAM IKK Rantau beroperasi pascabanjir. Menteri PU memastikan kualitas air aman dan layak konsumsi.
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Ratusan pengungsi banjir di Aceh Tamiang mendesak bantuan air bersih dan MCK. PDAM rusak fatal, kondisi tenda pengungsian memprihatinkan.
Menurut anggota tim pengabdian Dr Imam Muslem, kegiatan tersebut dilakukan secara adaptif mengikuti dinamika pasca bencana.
BANJIR bandang dan tanah longsor yang puncaknya terjadi pada 26-27 November lalu sedikitnya telah meluluhlantakkan 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved