Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKIPUN memiliki puluhan desa dan empat kecamatan yang rawan bencana kekeringan saat musim kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata tidak punya anggaran untuk menyalurkan air bersih.
"Kami tidak memiliki anggaran untuk kekeringan. Apalagi dana untuk operasional bencana secara umum. Jadi, kalau ada kekeringan, kami minta bantuan kepada mitra kita yakni Plen Internasional untuk droping air minum, " terang Plt Kepala Pelaksana Harian (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata Stefanus Hede Wadu, Jumat (8/9).
Stefanus menyebutkan besarnya dana operasional bencana 2022 untuk Kabupaten Lembata mencapai kisaran Rp100 juta.
Baca juga: Kekeringan di Lembata, 32 Desa di 4 Kecamatan Kesulitan Air Bersih
"Itu pun kami minta tolong dari teman teman banggar DPRD Lembata. Dana tersebut bisa digunakan untuk keperluan bahan bakar dan evakuasi. Sedangkan untuk 2023 tidak dianggarkan," ungkapnya.
MI/Fransiskus Gerardus Molo--Plt Kalak BPBD Lembata Stefanus Hede Wadu
Stefanus mengaku, sejak Juli lalu, BNPB melalui BMKG telah menetapkan status kekeringan di seluruh wilayah di NTT. Namun, hingga saat ini, pihaknya masih mengumpulkan data lapangan.
"Kita berharap Pemerintah Pusat dapat membantu rakyat kita yang mengalami krisis air bersih ini," kata Stefanus.
Baca juga: Pemkab Lembata tidak Bangun Jalan, Pelajar Terjang Jalan Terjal ke Sekolah
"Anggaran APBD II yang pas-pasan tidak dapat dikucurkan untuk membantu warga yang mengalami krisis air bersih. Terpantau di beberapa desa, debit sumber mata air di desa itu sudah mengering sehingga warga meminta bantuan air bersih ke BPBD. Kami tidak memiliki dana untuk kekeringan secara khusus," paparnya.
Warga mengaku, BPBD Kabupaten Lembata, belum pernah sekali pun mengucurkan air bersih ke wilayah mereka.
"Kalau musim kemarau sejak beberapa tahun lalu pemerintah daerah belum pernah mengirimkan air bersih. Warga hanya inisiatif sendiri dengan berupaya membeli air bersih dari penjual yang dibutuhkan untuk memasak seharga Rp15 000 hingga Rp25.000 per drum," ungkap Bernadus, 50, warga Desa Beutaran Rabu (6/9).
"Warga tetap menggunakan air payau yang tidak layak dikonsumsi," lanjutnya.
Air sumur yang payau dan asin tersebut hanya bisa digunakan untuk mandi dan mencuci.
Warga juga kesulitan untuk mendapatkan air kuning itu, karena harus menggunakan ember dengan tali tambang sepanjang hingga 18 meter karena permukaan air sumur kian menyusut.
Sudah beberapa minggu ini tidak ada pendistribusian air bersih dari BPBD Lembata, meskipun semua warga sangat membutuhkan air untuk memasak dan minum.
Kepala Desa setempat sudah melayangkan surat kepada Pemda, namun belum juga mendapat tanggapan terkait pengiriman bantuan air bersih. (Z-1)
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
Dalam perkara ini, penyidik Polres Belu menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
Polres Belu ungkap kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Atambua, NTT.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan mendampingi 12 warga Jabar dalam menghadapi kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved