Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EL Nino dan dampak kemarau telah memicu terjadinya kekeringan dan krisis air bersih di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Air dari lubang bekas galian tambang dapat menjadi alternatif membantu mengatasi kekeringan.
"Salah satu cara untuk mengatasi kekeringan dan krisis air bersih adalah memanfaatan air tampungan pada lahan bekas tambang sebagai sumber air. Namun Pemda dan perusahaan harus melakukan pengolahan dan pengukuran kualitas air sesuai standar baku mutu untuk disalurkan ke masyarakat," ungkap Ketua Pusat Studi Bencana Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin Sidharta Adyatma, Selasa (5/9).
Air dari lubang bekas galian tambang ini juga dapat diandalkan sebagai sumber air untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring semakin menurunnya debit air sungai, parit, dan embung.
Baca juga: Pemkot Tasikmalaya menetapkan status siaga darurat kekeringan
Fenomena El Nino telah menyebabkan wilayah Indonesia mengalami musim kemarau, termasuk Kalsel. "Selain memicu karhutla, dampak kemarau adalah kekeringan lahan yang ditandai dengan penurunan atau mengeringnya air tanah, mengecilnya debit sungai seperti debit Sungai Barito, Kapuas mengalami penurunan signifikan, dan pada saat laut pasang air laut intrusi menuju ke darat menyebabkan air sungai sumber air baku PDAM terasa asin," ujarnya.
Terkait hal ini penting bagi Pemda dan Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) untuk menyosialisasikan ke masyarakat agar menampung air saat musim hujan sebagai simpanan di musim kemarau, khususnya pada daerah dataran rendah Kota Banjarmasin sekitarnya. Sedangkan di daerah dataran tinggi selain reboisasi juga perlu membuat sumur resapan atau biopori, untuk meningkatkan air tanah.
Baca juga: Pemkab Lembata Abai, Warga Desa Beutaran Bertahun-tahun Konsumsi Air Payau
Seperti diketahui ribuan warga sejumlah daerah di Kalsel mengalami krisis air bersih. Antara lain Kabupaten Kotabaru, kawasan pesisir Tanah Laut dan Barito Kuala, juga beberapa kelurahan di Kota Banjarbaru, ibu kota Provinsi Kalsel. Sementara daerah terparah dilanda
kekeringan adalah Kabupaten Banjar.
"Sesuai instruksi Gubernur, BPBD juga fokus melakukan penyaluran air bersih kepada warga terdampak kekeringan selain upaya mengatasi kebakaran hutan dan lahan," tutur Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kalsel, Pormadi Dharma. (Z-3)
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
PT Geo Mining Berkah (GMB), perusahaan konsultan pertambangan, memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor tambang.
Rizki menilai pernyataan Panji telah merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
Ketiga kontrak tersebut mencakup proyek jasa pertambangan di Halmahera dengan nilai kontrak senilai Rp602 miliar yang merupakan pekerjaan tambah atas proyek eksisting.
Ketua KomjakĀ Pujiono Suwadi mengapresiasi capaian pemulihan aset negara oleh Satgas PKH namun itu dinilai masih jauh dari kerugian negara di bidang sumber daya alam
Mandenas mengaku langsung berkoordinasi dengan pihak Presiden Prabowo Subianto perihal pemberantasan tambang ilegal di Indonesia, termasuk di Papua.
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih diĀ Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Ratusan pengungsi banjir di Aceh Tamiang mendesak bantuan air bersih dan MCK. PDAM rusak fatal, kondisi tenda pengungsian memprihatinkan.
Menurut anggota tim pengabdian Dr Imam Muslem, kegiatan tersebut dilakukan secara adaptif mengikuti dinamika pasca bencana.
BANJIR bandang dan tanah longsor yang puncaknya terjadi pada 26-27 November lalu sedikitnya telah meluluhlantakkan 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved