Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PNM melalui Cabang Pati menggelar acara Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar kepada 1.000 Nasabah Cabang Jepara pada Sabtu, (2/9) pagi. Acara ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi kepada para perempuan pelaku usaha ultra mikro yang telah PNM bina.
Bertajuk ‘Implementasi Keluarga Sejahtera Membangun Ekonomi Merdeka di Bumi Kartini’ yang digelar di Gedung Pertemuan Pantai Bandengan, merupakan salah satu komitmen PNM untuk menaikkelaskan nasabah ultra mikro.
Sebagai perusahaan jasa keuangan non bank, PNM berfokus pada pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan. Pemberdayaan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan nasabah terutama pada pembangunan ekonomi yang menciptakan multiplier effect terhadap pembangunan sosial dan pembangunan lingkungan. Salah satunya melalui literasi dan inklusi keuangan.
Baca juga: Bikin UMKM Naik Kelas, PNM Raih 5 Penghargaan Bergengsi
Para nasabah diberikan pelatihan terkait literasi keuangan dari BRI dan Pegadaian sebagai keluarga dari Holding Ultramikro.
Nasabah diajarkan bagamana cara mengatur keuangan untuk menabung dan membuka rekening. Tidak hanya itu, seluruh peserta dibantu untuk pembuatan nomor induk berusaha atau NIB, 100 ketua kelompok dijadikan agen Brilink Mekaar untuk mendapat penghasilan tambahan dan 650 nasabah dibukakan tabungan emas.
Baca juga: PNM Ajak Perempuan Melek Inklusi Keuangan
"Komitmen PNM dalam berkontribusi terhadap pembangunan global untuk membantu mencapai tujuan SDGs. Oleh karena itu pembangunan pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan kepada nasabah PNM Mekaar terus kami perluas," papar Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (2/9).
Tidak hanya berisi pemberian literasi, acara tersebut juga diramaikan dengan pameran UMKM nasabah PNM. Sejumlah UMKM unjuk gigi dalam acara tersebut, mulai dari kerajinan tas, kain batik hingga kuliner. (Z-10)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved