Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR bahagia datang dari konservasi Riau. Seekor anak gajah sumatra (Elephas maximus sumatrensis) lahir dari Induk gajah bernama Lisa, 41, di camp Elephants Flying Squad SPTN Wilayah I Lubung Kembang Bunga Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Desa Lubuk Kembang Bungo, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Kepala Balai TNTN Heru Sutmantoro mengatakan anak gajah yang baru lahir ini berjenis kelamin betina. Anak gajah dilahirkan dengan lancar sekitar pukul 05.00 WIB Kamis (31/8) subuh.
"Anak gajah ini merupakan anak keempat dari Gajah "Lisa" yang dilahirkan di camp elephants flying squad TNTN, sebagai hasil dari breeding dengan gajah liar. Sebelumnya gajah Ria juga telah melahirkan 3 anak gajah yang bernama Imbo, Rimbani, dan Ryu," kata Heru, Jumat (1/9).
Baca juga: Baygon Dukung Aksi Pandawara Group Memutus Mata Rantai DBD di Bandung Selatan
Ia menjelaskan, proses kelahiran berlangsung secara normal dengan induk dan bayi dalam keadaan sehat. Untuk memastikan, tim medis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau akan melakukan pemeriksaan kesehatan induk dan bayi gajah.
"Dalam rentang waktu 6 tahun terakhir, elephants flying squad Taman Nasional Tesso Nilo sudah mengalami 4 kali kelahiran anak gajah dari 2 induk gajah jinak, yakni Lisa dan Ria," jelasnya.
Baca juga: PLN Bantu Lestarikan Lingkungan Lewat Bank Sampah Mobile Prabumulih
Menurutnya, kelahiran anak gajah sumatra itu merupakan penguatan fakta kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo, merupakan habitat penting yang berkontribusi dalam peningkatan populasi Gajah Sumatra.
Ia mengungkapkan, pada 2011 IUCN telah menetapkan tentang status konservasi Gajah Sumatra ke dalam kategori Critically Endangered (CR) yang artinya satwa ini berada diambang kepunahan. Gajah Sumatra merupakan salah satu jenis mamalia yang dilindungi sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi.
Kelahiran-kelahiran bayi gajah di elephants flying squad Taman Nasional Tesso Nilo telah meningkatkan optimisme dan semangat Taman Nasional Tesso Nilo, sebagai pusat konservasi Gajah Sumatra di Riau dalam melestarikan kembali populasi Gajah Sumatra.
"Balai Taman Nasional Tesso Nilo berharap lahirnya gajah sumatra di flying squad TN Tesso Nilo ini dapat mewujudkan visi, misi dan tujuan pengelolaan Taman Nasional Tesso Nilo. Dengan bertambahnya bayi gajah tersebut, maka saat ini jumlah total gajah di elephants flying squad camp TNTN menjadi 10 ekor yaitu 4 gajah dewasa, 3 gajah remaja, 3 gajah anak," pungkasnya. (Z-3)
Tim Gabungan Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan bersama Balai Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS), TNI, Polri, dan pemerintah daerah memusnahkan kebun kelapa sawit ilegal.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengambil langkah menyikapi isu aktivitas penambangan di kawasan lereng Gunung Slamet yang sempat viral di media sosial.
Kerusakan hutan di TNGHS, selain menyebabkan populasi tiga satwa tersebut berkurang juga flora endemik lainnya, seperti anggrek, puspa, saninten, dan rasamala juga terancam langka.
Penertiban kawasan hutan di TN Tesso Nilo merupakan bagian upaya penguasaan kembali kawasan hutan oleh negara sesuai mandat Perpres 5/2025
Aksi unjuk rasa berlangsung di kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Jumat (15/8).
Masyarakat yang ingin mendaki harus mendaftar (online) di Balai Taman Nasional untuk mendapatkan e-ticketing dan gelang pintar RFID (Radio Frequency Identification)
POLISI mengamankan sembilan orang terkait jual beli dan perusakan fasilitas satgas di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Rabu (21/1).
Kebijakan tersebut dirancang agar pertambangan rakyat benar-benar menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat dan tidak dikuasai pemodal besar.
BBKSDA Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan harimau sumatra di area tambang minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP), Siak, Riau.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
SEORANG warga bernama Zulfikar mengaku bertemu harimau Sumatra di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved