Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak El Nino atau kemarau terhadap gagal panen yang memicu kenaikan harga kebutuhan pokok dan inflasi. Harga kebutuhan pokok di Kalsel dalam beberapa waktu terakhir terus bergerak naik.
"Kita akan mengambil langkah-langkah untuk menekan harga pangan dan inflasi. Salah satunya dengan menggalakkan pasar murah di sejumlah daerah," tutur Pelaksana tugas Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Nurul Fajar Desira, Rabu (30/8).
Menurut Fajar, upaya Pemprov Kalsel dalam mengendalikan inflasi cukup berhasil, angka inflasi terus bergerak turun dari 6 persen pada akhir 2022 menjadi 3,93 persen pada Juli 2023. Namun, El Nino yang dapat berdampak pada kenaikan harga pangan dan memicu inflasi diakui menjadi tantangan yang harus dihadapi.
Baca juga: BMKG Sebut El Nino Bakal Berlanjut Sampai 2024, Berdampak pada Polusi Udara
Berdasarkan data Dinas Perdagangan Kalsel, harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut terus bergerak naik. Harga beras lokal di sejumlah sentra perdagangan rata-rata Rp22 ribu per kilogram untuk jenis siam biasa dan Rp28 ribu per kilogram jenis siam mutiara. Harga beras medium dan sihirang rata-rata Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram.
Telur ayam ras per kilogram Rp30 ribu, telur ayam kampung Rp55 ribu dan telur itik Rp48 ribu. Daging ayam ras Rp28 ribu per kilogram dan daging ayam kampung mencapai Rp78 ribu. Sedangkan daging beku Rp100 ribu per kilogram dan daging has luas Rp150 ribu serta has dalam Rp160 ribu.
Baca juga: Ekonom: Hadapi El Nino, Inflasi Harus Dijaga Konsisten Rendah
Harga cabai juga melambung mencapai Rp100 ribu untuk rawit tiung dan Rp130 ribu jenis rawit hijau dan rawit merah. Bawang putih Rp27 ribu dan wortel Rp16 ribu per kilogram. Sebelumnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel berkerja sama dengan Badan Pangan Nasional menggelar kegiatan Pangan Murah pada 28-29 Agustus di halaman kantor DPKP Kalsel guna membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (Z-6)
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa Ramadan.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
HARGA ayam potong dan telur ayam disejumlah pasar di Kota Bengkulu, naik selama sepekan terakhir.
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
Seorang penjual beras di Pasar Mambo, Kabupaten Indramayu, Jana, mengungkapkan saat ini harga beras naik tipis, yaitu Rp200 per kilogram.
Kemenkeu menyebut perekonomian Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan ketahanan dalam menghadapi berbagai tekanan. Hal itu dinilai menjadi dasar yang kuat bagi kinerja ekonomi ke depan.
BPS mencatat inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 persen (mtm). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau, khususnya cabai rawit dan daging ayam, menjadi penyumbang terbesar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved