Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Waspadai Kenaikan Harga Jelang Idulfitri

Ardi Teresti
03/3/2026 07:08
Waspadai Kenaikan Harga Jelang Idulfitri
Ilustrasi(MI/Kristiadi)

TIM Pengendalian Inflasi Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (TPID DIY) memantau harga dan stok pangan dengan langsung meninjau ke lapangan. Peninjauan dilakukan ke dua lokasi, yaitu Pasar Sleman Unit 1 dan 2, Jl Parasamya Beran, Tridadi, Sleman, dan Indogrosir Jl. Magelang km 6. 

Hal itu dilakukan sebab ada kemungkinan harga bahan kebutuhan pokok kembali naik menjelang Idulfitri. Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda DIY, Eling Priswanto menyebut, komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah ayam, yaitu sekitar Rp2.000/kg. 

“Tadi harganya ada yang Rp39.000, ada yang Rp41.000, ini agak bervariasi juga, karena tergantung mereka ngambilnya dari distributor yang mana,” ujar Eling, Senin (2/3).

Selain itu, harga minyak kemasan naik sekitar Rp1.000/liter, sedangkan minyak curah tetap stabil di harga Rp21.000/kg. Harga gula juga dilaporkan stabil pada Rp17.000/kg.

Selain itu, harga telur dan cabai rawit turun. Harga telur saat ini adalah Rp29.000/kg dari yang sebelumnya Rp31.000/kg. Sementara, cabai rawit saat ini seharga Rp85.000/kg dari yang sebelumnya sempat di angka Rp110.000/kg. 

Menurut dia, kenaikan harga masih mungkin terjadi ketika nanti mendekati Lebaran karena dipengaruhi permintaan menjelang hari raya bisa jadi naik. 

Terkait, perbedaan harga antara pasar tradisional dengan toko modern dinilai wajar karena kemasan di toko modern mungkin lebih bagus sehingga ada selisih harganya. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyampaikan apabila nanti ada kenaikan yang signifikan, pihaknya sudah melakukan beberapa antisipasi, termasuk mengadakan pasar murah di beberapa tempat. 

"Kebutuhan bahan pokok ini masih tersedia aman. Jadi tidak perlu untuk belanja berlebihan, secukupnya saja. Tidak usah panik,” tutup Danang. (AT/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya