Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DARI sisi domestik, Indonesia relatif membukukan kinerja yang positif. Inflasi menjadi game changer, yang dari sejak tahun lalu turun konsisten, kembali ke target Bank Indonesia 2% - 4%.
"Jadi kalau kondisi ini terus-menerus konsisten, kami meyakini inflasi bisa bergerak ke arah 3% di tahun 2023, atau mungkin saja di bawah 3%, kalau memang tidak ada gangguan dari El Nino atau dampak dari perubahan iklim," kata Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, dalam Media Gathering Grup Ekonom Bank Mandiri, Selasa (22/8).
Kesempatan ekonomi tumbuh dari sisi domestik dia katakan terbuka lebar karena inflasi yang rendah, yang menjadi game changer.
Baca juga : Indef Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9% di 2023
Untuk tingkat suku bunga BI Rate, Ekonom Bank Mandiri masih memegang keyakinan puncaknya berada di level 5,75%, kecuali kalau Fed Rate naik di atas 5,75%. Bank Indonesia juga sudah menyampaikan price in akan Fed Rate di 5,75%.
"Saya rasa kalau tidak terjadi kenaikan The Fed lebih jauh, ini menjadi kesempatan karena artinya memang dari puncak dari BI Ratenya sudah terjadi di Indonesia," kata Andry.
Baca juga : Pemerintah Pastikan Inflasi akan Tetap Terkendali
Ketiga, yaitu relaksasi mobilitas yang mendukung pertumbuhan sektor ritel dan beberapa sektor. Sehingga untuk yang kelas menengah atas seharusnya performa mereka relatif cukup baik. Sedangkan untuk masyarakat kelompok bawah masih butuh dukungan dari pemerintah terutama untuk subsidi sosial.
Keempat, faktor masa kampanye Pemilu dalam beberapa bulan mendatang, yang diyakini akan berdampak kepada belanja rumah tangga dan pemerintah.
Sedangkan untuk risikonya, yaitu kalau terjadi gangguan panen dan produksi pertanian yang bisa berdampak pada kenaikan angka inflasi.
Risiko kedua, yaitu surplus neraca perdagangan yang makin menyempit, sehingga amunisi untuk mempertahankan stabilitas rupiah juga menjadi relatif terbatas. "Ini yang menjadi risiko ekonomi Indonesia 2023 dan 2024," kata Andry.
Terakhir adalah kalau Pemilunya ini menciptakan keyakinan yang rendah dari pelaku usaha yang berkepanjangan. "Ini yang tentu tidak diinginkan terjadi di sepanjang tahun 2023 dan 2024," kata Andry. (Z-4)
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Peneliti ungkap Suku Asli Amerika telah menyebarkan kentang liar melintasi wilayah Four Corners sejak 10.000 tahun silam, jauh sebelum era pertanian dimulai.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Inflasi NTT tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,39 persen (yoy) mencerminkan stabilitas harga yang terjaga.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved