Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
SALMON YI Tepmul akhirnya bisa kembali mengenyam ilmu setelah dua tahun terakhir putus sekolah. Bocah kelas 4 SDN Holtekamp di Jayapura, Papua, itu adalah korban Kerusuhan Kiwirok pada 2021.
Tragedi tersebut membuat Salmon yang saat itu masih kelas 3 SD, tidak bisa lagi sekolah karena harus mengungsi. Kampungnya dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata.
Salmon mengatakan dia dan keluarganya memutuskan untuk hijrah ke Oksibil dengan jalan kaki. Perjalanan ditempuh dua hari dua malam. Lalu dia ke Jayapura bersama ibu angkatnya, Rounne Vallery Walea.
Baca juga: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang Seru!
Rounne berinisiatif untuk menyekolahkan Salmon, namun tidak bisa. “Sa pu rapor terbakar (rapor saya terbakar). Jadi sekolah di sini tra mau terima saya (sekolah di Jayapula tidak mau terima saya),” kata Salmon.
Tapi, Dewi Fortuna menyambangi Salmon. Awal bulan ini, dia bertemu dengan seorang anggota TNI dari Kodam XVII/Cenderawasih. Kebetulan dia berjumla dengan Salmon saat sedang istirahat di kios milik Rounne.
Dari momen itu lah sang prajurit mengetahui Salmon putus sekolah. Tidak butuh waktu lama, dia berkoordinasi dengan Kepala SDN Holtekamp untuk menjelaskan keadaan Salmon.
Baca juga: Pemerintah Daerah Harus Mampu Ciptakan Kedaulatan Pendidikan
Setelah resmi menjadi siswa SDN Holtekamp, Salmon kembali belajar bersama teman-teman barunya. Bahkan dia diberi pelajaran tambahan selama satu jam setiap hari untuk mengejar materi yang ketinggalan agar bisa menyesuaikan dengan teman-temannya. Sang prajurit pun memberikan bantuan berupa perlengkapan alat tulis dan seragam serta bantuan lainnya.
Kini, baik Rounne dan guru-guru di SDN Holtekamp berharap banyak masyarakat lain yang juga bisa membantu anak-anak korban kekerasan KKB agar bisa seperti Salmon lagi. (Z-6)
ANGGOTA DPR RI Daerah Pemilihan Papua, Tonny Tesar, menggandeng Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar kegiatan penguatan implementasi Pancasila di Jayapura, Rabu (20/8).
BMKG mencatat bahwa terjadi tsunami kecil di perairan Indonesia akibat gempa M 8,7 yang terjadi wilayah pesisir timur Rusia. Gelombang tsunami tersebut paling tinggi sekitar 20 cm.
Adapun koordinat gempa berada pada 2.52 Lintang Selatan (LS) dan 141.95 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 km.
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kondisi jalan selebar 4,5 meter yang dulu rusak kini telah teraspal mulus dan dilengkapi bahu jalan beton selebar 1 meter di kedua sisi sehingga meningkatkan faktor keamanan bagi pengguna jalan.
BWH Hotels membuka Best Western Sagita Hotel Jayapura di Papua, Indonesia. Hotel ini menawarkan pengalaman menginap modern dengan sentuhan budaya Papua.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, menyoroti masih maraknya tambang ilegal di Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya dan Papua Barat.
TNI mengerahkan sejumlah Helikopter Caracal untuk menjemput mereka beserta orang tuanya yang tinggal di pelosok, pedalaman hutan dan pegunungan yang sulit dijangkau.
Dengan meningkatnya kapasitas penyaluran kredit yang terjamin, peluang ekonomi masyarakat Papua pun terbuka lebih luas.
Selain MBG, Pemprov Papua Tengah juga mengimplementasikan pemberian Makanan Tambahan dan BLT untuk balita, Cek Kesehatan Gratis, pembentukan 1.045 koperasi desa.
KETUA Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempur Papua, Panji Agung Mangkunegoro menuding aparat kepolisian melakukan penganiayaan terhadap dirinya saat aksi di Bandara Sentani, Papua
Para peserta merupakan mahasiswa baru yang diterima melalui jalur kerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi, Papua Selatan dan UNJ.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved