Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MIRIS. Bayi yang baru dilahirkan ditemukan di tempat sampah dalam keadaan masih hidup. Bayi ini ditemukan warga dalam kondisi nyaris dimakan anjing.
Warga saat itu melihat seekor anjing sedang menarik dus sampah yang ternyata berisi bayi laki-laki. Bayi tersebut sedang menangis.
Warga kemudian mengusir anjing tersebut dan langsung mengangkat bayi tersebut. Bayi malang itu kemudian dibawa ke puskesmas. Warga melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: Lima Tewas dalam Tabrakan Maut di Bener Meriah Aceh
Warga di Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, pun heboh dengan penemuan seorang bayi laki-laki di tempat sampah.
Diduga baru beberapa jam dilahirkan, bayi ini dibuang di tempat sampah.
Bayi dilahirkan dengan bobot 2,9 kilogram dan panjang 50 sentimer. Ironinya, tempat sampah yang menjadi lokasi penemuan bayi ini berada di area perumahan dan indekos warga.
Baca juga: Naik Pesawat Garuda, Enam Komodo Pulang Kampung
Kapolsek Maulafa Polresta Kupang Kota Ajun Komisaris Nuriyani Trisani Ballu mengatakan kondisi bayi saat ini dalam keadaan sehat dan polisi sudah melakukan olah TKP.
Diduga pelakunya ialah seorang mahasiswi. Ini karena ditemukan baju kaos dengan logo suatu universitas di kota yang digunakan untuk membungkus bayi tersebut. (Z-2)
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Bidan menjadi garda terdepan yang memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi dan balita.
Banyak yang mengira masa remaja adalah fase pertumbuhan tercepat manusia. Ternyata, bayi tumbuh jauh lebih pesat.
Karakteristik rambut seseorang, baik pada bayi maupun orang dewasa, ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang jauh lebih kompleks daripada sekadar dicukur.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta menegaskan bahwa mencukur rambut bayi tidak berkaitan dengan pertumbuhan rambut yang lebih lebat.
Pemberian ASI dan susu formula mungkin hal yang kelihatannya sepele. Namun kita harus menjamin kebutuhan ibu yang memiliki bayi dalam situasi bencana.
KASUS temuan bayi yang diduga dibuang orang tak bertanggung jawab kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Kali ini, bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Cipongkor.
Sesosok bayi laki-laki ditemukan dalam keadaan hidup di depan rumah warga di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (14/7) malam.
Temuan mencengangkan terjadi di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sesosok jasad bayi ditemukan di tumpukan sampah Putaran Jati Baru
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup oleh seorang anggota Dinas Perhubungan Palu, Gufron, yang kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.
Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sukabumi, Resor Sukabumi Kota, memburu orangtua yang diduga membuang bayi mereka yang baru saja lahir hingga akhirnya meninggal dunia.
Lalu kakek ini meminta tolong keluarga untuk membawa korban ke RS Mulyasari dan dari keterangan dokter korban sudah meninggal saat di lokasi kejadian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved