Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Riau bersama jajaran Polres hingga saat ini telah menetapkan total sebanyak 25 tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan total luas karhutla mencapai 1.754,03 hektare (Ha). Namun dari puluhan tersangka itu seluruhnya adalah pelaku perorangan dan belum ada satupun dari perusahaan atau koorporasi.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Komisaris Besar (Kombes) Hery Murwono mengatakan sebanyak 25 tersangka merupakan hasil dari 26 jumlah tindak pidana karhutla. Dari jumlah itu, sebanyak 11 kasus sidik, 8 kasus tahap 1, dan 7 kasus telah tahap 2 atau dinyatakan lengkap.
"Jumlah 25 tersangka merupakan rekapitulasi penegakan hukum karhutla hingga saat ini," kata Hery, Jumat (4/8).\
Baca juga : Luas Lahan Terbakar di Palangka Raya Capai 46 Hektare
Ia menjelaskan, Polres Indragiri Hilir menangani 4 kasus dengan 4 tersangka, 2 sidik, 2 tahap 2, dan luas lahan terbakar 5 ha. Kemudian Polres Rokan Hilir jumlah kasus 6 dengan 8 tersangka, 2 sidik, 2 tahap 1, dan 2 tahap 2 dengan luas lahan terbakar 13 ha. Selanjutnya, Polres Bengkalis 5 kasus dengan 2 tersangka, 5 sidik dengan luas 319,5 ha.
Kemudian Polres Dumai sebanyak 6 kasus dengan 6 tersangka, 1 sidik, 2 tahap 1, dan 3 tahap 2, dengan luas lahan terbakar 816,5 ha. Lalu Polres Rokan Hulu sebanyak 1 kasus dengan 1 tersangka, 1 tahap 1 dan luas lahan terbakar 1,5 ha. Polres Kuantan Singingi sebanyak 3 kasus dengan 3 tersangka, 3 tahap 1, dan luas terbakar 5 ha. Lalu Polresta Pekanbaru sebanyak 1 kasus dengan 1 tersangka, 1 sidik, seluas 1 ha.
Baca juga : Masyarakat Diminta Waspada Karhutla selama Kemarau
Adapun total hotspot atau titik panas yang terpantau aplikasi lancang kuning hingga 31 Juli 2023 sebanyak 3.065. Dari jumlah itu sebanyak 1.217 terverivikasi titik api atau firespot.
"Dari 1.217 terverifikasi titik api itu terdapat total luas lahan terbakar di Riau mencapai 1.754,03 dan seluruhnya telah berhasil dipadamkan," jelas Hery.
Ia mengungkap, Polda Riau sejauh ini juga telah melakukan kegiatan preemtif dan preventif. Diantaranya penyuluhan sebanyak 50 386, lalu sebanyak 63.296 sebar maklumat, 8.670 pasang spanduk, 3.187 focus group discussion.
"Kemudian melakukan 62.728 patroli darat, 179 apel siaga, serta sebanyak 217 pemadaman dan pendinginan karhutla," pungkasnya. (Z-5)
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Kini, sejumlah fasilitas pendukung kesejahteraan satwa telah terealisasi di PLG Sebanga.
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Riau berhasil menangkap 15 tersangka sindikat perburuan satwa liar lintas provinsi yang terkait dengan kasus gajah sumatra di PT RAPP.
Kejagung menggeledah puluhan lokasi di Riau dan Medan terkait dugaan korupsi ekspor CPO dan turunannya periode 2022–2024. Penyidik menyita aset tanah, pabrik sawit, hingga alat berat.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
Berdasarkan pantauan BMKG terdeteksi 206 titik panas akibat karhutla di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved