Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN data dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada musim kemarau tahun ini luas lahan terbakar mencapai 46 hektare dengan jumlah kejadian mencapai 87 kali.
"Pemerintah akan segera menambah jumlah personil untuk melakukan pemadaman kebakaran. Saat ini sedang kita ajukan kepada pimpinan untuk penambahan personel,�kata Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, Kamis (3/8).
Kebijakan itu dilakukan mengingat saat ini banyak kejadian karhutla yang terjadi dalam waktu bersamaan namun lokasinya tersebar, karenannya diperlukan personel tambahan untuk mengantisipasi meningkatnya kejadian karhutla tersebut, paparnya.
Baca juga: Awas Bencana, Karhutla Menelan 82,2 Hektare di Jawa Tengah
"Hal ini dilakukan karena sumber daya manusia dan personel tambahan ini sangat diperlukan sekali dalam upaya pemadaman. Jadi nantinya ada 150 personel tambahan yang turut membantu mengatasi karhutla," jelasnya.
Pada Rabu, (2/8) sudah terdapat empat titik lokasi kebakaran yang berlokasi di Jalan Victoria, Jalan Cassadova, Jalan Perintis dan jalan Riwut Tarung yang hampir bersamaan terjadi serta jarak lokasi yang berjauhan menyulitkan petugas dalam upaya pemadaman.
Baca juga: Luas Karhutla Riau Tembus 2.120,98 Hektare
Ditambahkan Emi, kebakaran lahan ini diakibatkan dalam sepekan terakhir cuaca di Kota Palangka Raya sangat panas, sehingga lahan menjadi kering dan sangat berpotensi terbakar. (Z-6)
SUNGAI Kahayan di Palangka Raya, Kalteng, semakin meluap. Warga yang berada di Kelurahan Bereng Bengkel , diminta waspada terjadinya potensi banjir.
Untuk langkah antisipasi, Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalteng, akan turun ke pasar untuk megawasi agar tak terjadi lonjakan harga.
Seluruh elemen masyarakat di Kalteng khususnya di Kota Palangka Raya, diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik di tengah situasi kegiatan unjuk rasa yang sedang berlangsung.
“Pemko Palangka Raya tidak ingin menambah beban warga. Karena itu, tidak ada kebijakan menaikkan PBB-P2,”
SEORANG narapidana atas nama Henderikus Yoseph Seran Bin Anderias Seran dilaporkan melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Masyarakat jadi mengurangai jumlah pembelian dan itu mengakibatkan stok cabai di pedagang lambat habisnya,”
Cuaca ekstrem meningkatkan kadar TNF-alpha serta mengubah jumlah sel darah putih, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
BMKG menyebut suhu panas yang sempat melanda sebagian wilayah Indonesia mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya.
Pada Oktober, posisi matahari berada hampir tepat di atas Pulau Jawa dan Bali, sehingga kedua wilayah ini menerima intensitas radiasi matahari yang lebih tinggi.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat meningkat di sebagian wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, 21–27 Oktober 2025 meski cuaca panas masih terjadi
Sinar matahari yang panas dan terik juga akan merangsang syaraf dalam kepala, dan meningkatkan rasa sakit kepala pada penderitanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved