Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
DATA resmi luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terkini yang disitat dari www.sipongi.menlhk.go.id telah mencapai 2.120,98 hektare (Ha). Luas karhutla dihitung berdasarkan analisis citra satelit landsat 8 OLI/TIRS yang dioverlay dengan data sebaran hotspot, serta laporan hasil groundchek hotspot dan laporan pemadaman yang dilaksanakan Manggala Agni.
Dirincikan Karhutla Riau terluas terjadi di Dumai seluas 738,84 ha, disusul Bengkalis 723,22 ha, Rokan Hilir (Rohil) 245,84 ha, Indragiri Hilir (Inhil) seluas 220,49 ha, Kepulauan Meranti 80,64 ha, Kampar 54,09 ha, Siak 21,88 ha, Rokan Hulu (Rohul) 15,19 ha, Pelalawan 10,26 ha, Kuantan Singingi 8,75 ha, dan Pekanbaru seluas 1,78 ha. Sehingga total luas Karhutla Riau hingga data input sampai dengan Juni 2023 mencapai 2.120,98 ha.
Komandan Manggala Agni Daops Pekanbaru Chaerul Parsaulian Ginting kepada Media Indonesia mengatakan pihaknya membagi tim yang bergerak menuju tiga lokasi Karhutla di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Titik api baru karhutla terjadi di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dengan luas sekitar 0,5 ha.
Baca juga: Tahura Sultan Adam Terus Terbakar
"Kemudian titik api baru karhutla juga berlangsung di wilayah Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru dengan luas kebakaran sekitar 1 Ha. Sedangkan karhutla di Jalan Darma Bakti Ujung, Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru dalam tahap mopping up atau pendinginan," kata Chaerul, Rabu (2/8).
Ia mengungkapkan, untuk titik api karhutla di karya Indah sudah kondusif dan tinggal melakukan mopping up atau pendinginan. Proses pemadaman juga dibantu helikopter water bombing (WB) satgas udara. Sedangkan di Jalan Darma Bakti Ujung juga tahap pendinginan. "Ini karena api sudah masuk ke gambut," ujar Chaerul.
Baca juga: NTT Mulai Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla
Menurutnya, semua lokasi karhutla saat ini berada pada kawasan lahan gambut. Lantaran itu, proses pemadaman cukup sulit dan membutuhkan waktu. Belum lagi masalah sumber air dan akses lokasi yang tidak bisa dijangkau kendaraan roda empat.
"Kondisi angin cukup teduh, cuma akses tak bisa roda empat. Jadi ke dalam jalan kaki untuk bawa mesin sekitar 50 meter. Untuk sumber air pakai kanal kecil," pungkasnya. (Z-3)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama TNI, Polisi, BPBD Kota Dumai, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga saat ini masih berupaya keras memadamkan karhutla seluas 2 hektare di Riau.
karhutla di Kabupaten Kotim menghanguskan lahan seluas kurang lebih 8 hektare di Jalan Sawit Raya tepatnya di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kalimantan Tengah Kalteng
Terdapat tantangan penyelarasan norma pada regulasi-regulasi yang mengatur tentang Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved