Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN lahan gambut di sekitar Desa Gambut Jaya, Desa Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi terus meluas. Luasan areal terbakar hingga Selasa (22/7), diperkirakan menembus 150 hektare. Atau tiga kali dari luasan areal yang mulai terbakar dua hari sebelumnya, Minggu (20/7).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Indonesia, meluasnya kebakaran di lahan gambut di Desa Gambut Jaya tersebut, lantaran sulitnya pekerjaan pemadaman di lahan gambut yang kubahnya mencapai kedalaman 15 meter.
Kabid Humas Polda Jambi melalui Paur Penum Ipda Maulana Kesuma, mengamini kendala tersebut. Dikatakan, semenjak Minggu siang, 120 personel tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan tim pemadam dari beberapa perusahaan swasta, sudah berjibaku melakukan pemadaman.
Namun lantaran sulitnya medan dan sumber air serta kencangnya tiupan angin, tim hanya mampu memadamkan beberapa hektare lahan terbakar. Dan hingga Selasa sore kebakaran terus meluas dan mendekati areal perkebunan kelapa sawit milik warga dan kebun kelapa sawit perusahaan swasta di sekitar Desa Gambut Jaya.
Mengenai sumber api yang menyebabkan kebakaran lahan gambut di Desa Gambut Jaya, sebut Ipda Maulana, masih dalam penyelidikan. Beradasarkan informasi sementara yang ia dapatkan, lahan gambut yang terbakar pada hari Minggu itu milik masyarakat. “Sedang dalam penyelidikan. Tim pemadam sampai saat ini masih berjibaku melakukan pemadaman di lokasi,” ujar Maulana.(H-2)
Lokasi rawan kebakaran gambut sebenarnya bisa diidentifikasi lebih awal. Tapi dana daerah baru bisa digunakan setelah bencana terjadi, bukan untuk antisipasi. Itu problem utamanya.
Di sebuah ladang sederhana di kawasan timur Inggris, eksperimen bersejarah tengah dilakukan. Ahli ekologi sekaligus petani padi pertama di Inggris, berhasil menumbuhkan padi.
Perkebunan monokultur skala besar di area konsesi korporasi masih menjadi penyebab utama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun ini.
Pantau Gambut mengatakan kondisi 2025 masih menunjukkan pola rawan karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Periset Pusat Riset Hortikultura BRIN Fahminuddin Agus menyatakan lahan gambut merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar, terutama jika tidak dikelola dengan baik.
Sebuah ledakan besar akibat kebocoran gas melanda pemukiman di pusat kota Utrecht, Belanda. Empat orang terluka dan evakuasi warga segera dilakukan.
Damkarmat Kota Kendari mengerahkan tujuh mobil pemadam untuk memadamkan kebakaran yang terjadi sejak pukul 05.18 WITA dan menghanguskan 15 kios, dua ruko, serta satu minibus.
Anggota DPRD DKI Kevin Wu mendesak percepatan investigasi kebakaran di Teluk Gong yang menewaskan 5 orang.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved