Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKARELAWAN Ganjar Muda Padjadjaran (GMP) mengadakan kegiatan Workshop Petani Milenial di Era Digital bersama para pemuda yang ada di Sumedang, Jawa Barat.
Ketua GMP Rendra Wibawa Setiawan mengatakan kegiatan diadakan di GOR PGRI, Tanjung Kerta Sukamantri, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (3/8).
"Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, ada seratus anak muda dan milenial yang kami berikan bekal atau pengetahuan cara bertani dengan metode smart farming," ujar dia.
Baca juga : TGS Gandeng Majelis Taklim di Langkat Edukasi Cara Bersuci dari Hadas
Dia menuturkan smart farming adalah cara bertani dengan menggunakan teknologi berbasis digital. Dengan begitu, proses bertani menjadi makin mudah dan bisa dikuasai para generasi muda.
"Harapannya agar para milenial mau bertani di desanya dan tidak merantau ke kota untuk mencari pekerjaan," kata dia.
Baca juga : SDG Salurkan Bantuan Tandon Air ke Pondok Pesantren di Kalbar
Dalam workshop tersebut, beberapa peserta juga berkesempatan untuk terjun langsung ke kebun pertanian milik Korda GMP Sumedang.
"Mereka bisa langsung praktik bagaimana cara bertani yang modern dan praktis," ujar dia.
Abdullah, salah satu peserta mengaku senang bisa mengikuti workshop dari GMP tersebut. Dia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan dan tertarik untuk bertani.
"Ini sangat bermanfaat bagi kami milenial yang memang tertarik untuk menjadi petani," ujar dia. (Z-5)
Pemkab Sumedang menyambut baik rencana investasi Garudafood karena dinilai mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah
Pemkab memiliki data ketersediaan bahan baku pangan, sehingga menu MBG di Sumedang bisa disesuaikan dengan pasokan lokal yang tersedia.
Kewaspadaan menjadi hal utama yang harus dibangun bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat, guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
PETANI milenial tergabung dalam kelompok tani Pasirangin, Kota Tasikmalaya, memanen cabai merah di lahan seluas 250 bata dengan jumlah 7.000 pohon.
SEORANG petani milenial sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengolah kopi arabika hingga menyebar ke penjuru Tanah Air, bahkan ke mancanegara seperti Jepang.
Sebagai seorang milenial, Brili Agung Zaky Pradika, 35, tidak jengah disebut sebagai petani. Pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah itu membuktikan usahanya yang moncer di sektor pertanian.
PETANI milenial Rustan Abu Bakar selama ini mengolah ubi jalar menjadi keripik. Seiring berjalannya waktu, Rustan merasa harus ada perkembangan terhadap usahanya.
Petani milenial dicari! Daftar sekarang & raih sukses di bidang pertanian modern. Panduan lengkap cara daftar, syarat, & peluangnya di sini!
Kementan menerima kunjungan delegasi forum kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC) untuk berdialog mengenai pelaksanaan program pemberdayaan generasi muda di pertanian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved