Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PUBLIK Bali dihebohkan dengan beredarnya video sekelompok geng yang anggotanya anak-anak berusia belasan tahun. Dalam video berdurasi dua menit itu, tampak anak-anak berusia SD-SMA yang menyebut diri mereka Bajing Kids Bali.
Dua anggota yang senior mencekoki anggota lainnya yang lebih muda dengan minuman beralkohol. Video itu disertai narasi jika kondisi tersebut terjadi di sebuah lokasi di kawasan Kuta Bali. Setiap anggota yang baru masuk akan dipungut biaya sebesar Rp50 ribu.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, anak-anak dalam video itu masih pelajar SMP dan SMA. Ia menghimbau para orangtua agar mengawasi pergaulan anak-anaknya.
Baca juga: Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Jadi yang Tersibuk Sepanjang Semester I 2023
Kombes Jansen menyampaikan dari hasil lidik Polresta Denpasar, video viral tersebut terjadi pada 15 Juli, pukul 18.00 wita di Jalan Dewi Sri Kuta, oleh kelompok yang menamakan dirinya bajing kids, yang beranggotakan 41 pelajar.
Bahkan, polisi sudah mengantongi susunan kepengurusan kelompok geng para bocah ini. Geng ini dipimpin Gergorius Franciscus Kapitan pelajar SMP di Denpasar. Sebanyak 13 pelajar SMP peserta dan 20 anggota bajing kids yang merupakan pelajar SMA di Denpasar dan Badung (alumni SMP tersebut). Mereka merekut pelajar, dimasukan ke grup aplikasi pesan Whatsapp, dan menarik iuran Rp50 ribu per anak. Uang tersebut dipergunakan untuk pesta miras, merokok, dan kegiatan lainnya yang berbahaya dan merusak.
Baca juga: Sanur Village Festival Ditargetkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Bali
Polisi juga sudah menghubungi pihak sekolah tersebut. Kepala sekolah SMP tersebut langsung mengumpulkan ke-13 orangtua siswa dan sepakat membubarkan grup whatsapp tersebut.
Sekalipun grup WA sudah dibubarkan, polisi tetap memantau pergerakan dari anak anak tersebut. Bahkan, petugas di lapangan sudah mendatakan ke-41 nama dari kelompok bajing kids.
Proses tersebut dilakukan secara humanis karena masih berstatus anak. Petugas juga sudah berkoordinasi dengan Disdikpora Kota Denpasar, pengawas dan pihak sekolah, serta para orangtua siswa untuk diberikan pemahaman, serta sanksi jika diperlukan untuk memberikan efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya.
"Dengan adanya kejadian ini, kami Polda Bali menghimbau kepada para orangtua siswa, agar mengawasi pergaulan anak-anaknya dan sesering mungkin diajak berkomunikasi, serta kumpul keluarga ataupun diajak beraktifitas positif lainnya," ucap Kombes Jansen. (Z-3)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
Dalam sepekan, Polda Bali berhasil mengungkap tiga kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual yang dialami oleh turis asing saat berlibur di Bali.
Dalam empat hari ke depan, potensi gelombang laut tinggi diperkirakan melanda di sejumlah perairan, mulai dari Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung hingga Selat Lombok bagian Selatan.
Menurutnya, distribusi kendaraan yang tidak terkonsentrasi pada satu waktu menjadi kunci menjaga kelancaran di pelabuhan.
SEORANG turis asal Tiongkok RF, 22, diperkosa di Pecatu, Bali. Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, Bali saat ini aman dan banyak dikunjungi turis.Ia menilai itu kasusistis
Pemeriksaan tersebut untuk mengantisipasi masuknya warga pendatang tanpa identitas ke Bali dan selama arus balik Lebaran pada 24-25 Maret 2026.
Seorang warga negara asing asal Belanda berinisial RP, 49, meninggal dunia di sebuah vila Badung, Bali setelah menjadi korban penganiayaan berat oleh orang tak dikenal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved