Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kota Palangka Raya, Kalteng, memprediksi dalam kurun waktu 18-24 Juli atau sepekan mendatang Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berpotensi terjadi curah hujan yang cukup tinggi yang disertai petir.
Prakirawan pada Stasiun Meteorologi (Statmet) Kelas I Tjilik Riwut Kota Palangka Raya Chandra Mukti Wijaya mengatakan, adapun potensi hujan
yang terjadi di Kalteng, yakni hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai angin kencang dan petir.
"Pada tanggal 18 Juli hingga 24 Juli, apabila cuaca panas diprediksi suhu akan tembus hingga 33 derajat dan apabila saat kondisi hujan maka
suhu terendah berada pada angka 22 derajat," katanya, Rabu (19/7).
Baca juga: BMKG: Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan
Ia menjelaskan, dengan adanya kondisi cuaca umumnya berawan dan berpotensi terjadinya hujan yang dapat disertai dengan angin kencang dan
petir.
"Kami mengimbau waspada kepada masyarakat agar dapat mengantisipasi bahaya pada saat hujan. Pengendara dan warga diminta berhati-hati serta
berlindung atau berteduh dibangunan bukan dibawah pohon karena Kalteng wilayah berpotensi terjadi petir.Sehingga sangat rawan jika berteduh di
bawah pohon bisa tersambar petir," ujarnya.
Baca juga: BMKG Prediksi El Nino Menguat pada Agustus 2023
Selain itu apabila cuaca sangat terik di sarankan untuk istirahat atau berteduh, begitu juga apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang
dan petir yang dapat menganggu pandangan diharapkan masyarakat untuk berteduh hingga kondisi memungkinkan untuk melanjutkan aktivitas, terangnya. (Z-10)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved