Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kota Palangka Raya, Kalteng, memprediksi dalam kurun waktu 18-24 Juli atau sepekan mendatang Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berpotensi terjadi curah hujan yang cukup tinggi yang disertai petir.
Prakirawan pada Stasiun Meteorologi (Statmet) Kelas I Tjilik Riwut Kota Palangka Raya Chandra Mukti Wijaya mengatakan, adapun potensi hujan
yang terjadi di Kalteng, yakni hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai angin kencang dan petir.
"Pada tanggal 18 Juli hingga 24 Juli, apabila cuaca panas diprediksi suhu akan tembus hingga 33 derajat dan apabila saat kondisi hujan maka
suhu terendah berada pada angka 22 derajat," katanya, Rabu (19/7).
Baca juga: BMKG: Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan
Ia menjelaskan, dengan adanya kondisi cuaca umumnya berawan dan berpotensi terjadinya hujan yang dapat disertai dengan angin kencang dan
petir.
"Kami mengimbau waspada kepada masyarakat agar dapat mengantisipasi bahaya pada saat hujan. Pengendara dan warga diminta berhati-hati serta
berlindung atau berteduh dibangunan bukan dibawah pohon karena Kalteng wilayah berpotensi terjadi petir.Sehingga sangat rawan jika berteduh di
bawah pohon bisa tersambar petir," ujarnya.
Baca juga: BMKG Prediksi El Nino Menguat pada Agustus 2023
Selain itu apabila cuaca sangat terik di sarankan untuk istirahat atau berteduh, begitu juga apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang
dan petir yang dapat menganggu pandangan diharapkan masyarakat untuk berteduh hingga kondisi memungkinkan untuk melanjutkan aktivitas, terangnya. (Z-10)
MASYARAKAT di wilayah Cirebon merasakan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari terakhir.
SUHU di Bandung dan sekitarnya terasa cukup dingin pada Senin (12/1) sejak pagi hingga malam hari.
Kunci utama menghalau virus flu terletak pada kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan asupan vitamin dari buah-buahan.
Berbagai formula herbal dan rempah yang tersedia di dapur rumahan dapat dimanfaatkan secara efektif, baik untuk pencegahan maupun membantu proses penyembuhan.
Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di sekolah.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
Pantau Gambut mengatakan kondisi 2025 masih menunjukkan pola rawan karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved