Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BPBD Bali melakukan rekapitulasi dan menghitung kerugian yang dialami secara material selama kurang lebih tiga hari terjadi hujan deras di Bali. Kepala BPBD Bali Made Rentin saat dikonfirmasi, Senin (10/7/2023) membenarkan bahwa pihaknya sudah melakukan rekapitulasi hasil penghitungan kerugian yang dialami selama bencana banjir di Bali.
"Kami hanya melakukan asesmen. Perhitungan dilakukan oleh jajaran BPBD kabupaten dan kota di Bali. Kerugian yang dilihat adalah secara fisik yang bisa dihitung," ujarnya.
Made melanjutkan, hal-hal teknis lainnya akan dikoordinasikan dengan pemerintah setempat. Tetapi acuannya memang dari BPBD.
Baca juga: Kabupaten Klaten Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan
Dari hasil rekapitulasi diketahui total kerugian sebesar Rp1,9 miliar. Ada dua kabupaten dengan kerusakan paling parah. Pertama, Kabupaten Badung sebanyak 46 kejadian dengan 27 bangunan rusak parah, termasuk 4 kompleks perumahan yang banjirnya mencapai dua meter.
Total kerugian sebesar Rp1,4 miliar. Kedua, Kabupaten Karangasem dengan 58 kejadian dan 21 bangunan rusak berat dengan total kerugian mencapai Rp498 juta. Bahkan, bencana di Karangasem sampai menelan korban jiwa sebanyak 3 orang meninggal dunia.
Baca juga: Indonesia Dilanda 1.848 Bencana Sepanjang 2023
Sementara sisanya tersebar di beberapa kabupaten lainnya di Bali. Di Kabupaten Jembrana misalnya jumlah kejadiannya lebih banyak yakni lebih dari 60 kejadian tetapi kerusakan yang ditimbulkannya sangat sedikit sehingga kerugian secara materil juga sedikit.
Menurut Rentin, pihak BPBD Bali bekerja sama dengan BPBD kabupaten dan kota di Bali sudah melakukan pemetaan bencana. Kawasan rawan bencana seperti banjir, longsor sudah ada. Sosialisasi juga terus dilakukan. (Z-6)
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
BMKG menyampaikan prakiraan cuaca di Jakarta akan ujan hari ini, Senin 16 Februari 2026 siang hingga sore hari.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Saat ini, Pura Segara Giri Wisesa melayani tiga ritual besar, yaitu Melasti, Ngayud atau penghayutan, dan Penglukatan (pembersihan diri).
ORGANISASI Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2).
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved