Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM gabungan TNI-Polri sudah bekerja selama dua hari dan menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi Situasi Kamtibmas dan Binpres Polres Jeneponto. Tim tersebut melaksanakan tindak lanjut kejadian penyerangan di Polres Jeneponto pada Kamis (27/4).
Mereka menyatakan telah mendapat semua informasi terkait kejadian, sehingga tinggal dianalisa. "Tapi percaya, kami akan bekerja dengan baik. Siapa yang berbuat salah pasti diproses secar hukum, kemudian siapa yang tidak berbuat salah kita benarkan," seru Wakil Komandan Puspom TNI AD Mayjen Eka Wijaya Permana, Sabtu (29/4).
Tim gabungan yang terdiri dari Divisi Propam Polri, Puspom TNI, dan Puspom TNI AD pun memberi keterangan pers di Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan, setelah dua hari di sana. Menurut Komandan Puspom TNI, Laksamana Muda Edwin, kegiatan tersebut adalah wujud sinergitas, dan apa pun masalahnya harus diselesaikan.
Baca juga: Jangan Gegabah Sikapi Kasus Penyerangan Polres Jeneponto
Menurut Edwin, jika ada hal yang melibatkan prajurit TNI, maka akan diproses secara hukum sesuai ketentuan. "Prajurit TNI itu tidak boleh arogan. Tetap tegas, tapi humanis. Itu adalah panduan yang dilakukan dalam menyelesaikan. Masalah," tegasnya.
Dia juga mengingatkan, agar semua pihak, tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Hal yang sama disampaikan Kepala Divisi Propam Polri Irjen Syahar Diantono. "Banyak info yang tidak akurat beredar di Jeneponto. Jangan biasakan share (berbagi) info yang belum tentu kebenarannya, jika bukan dari kami. Karena kami juga melihat suasana normal saja di Polres Jeneponto, sudah ada pelayanan seperti biasa," urainya.
Baca juga: Pelaku dalam Kasus Jeneponto Ditangani Dua Kodam dan Polda
Syahar menambahkan, soliditas dan sinergitas TNI-Polri adalah tugas dan amanat dari Presiden Jokowi sehingga harus dilaksanakan
Untuk kejadian di Jeneponto, dijelaskan, selama dua hari tim gabungan di Jeneponto, mereka berkoordinasi dengan Kapolres, Dandim, Polda Sulsel dan jajarannya, Pangdam dan jajarannya. "TNI-Polri di Sulsel juga sangat solid," pungka Syahar. (Z-6)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada jajaran TNI dan Polri dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan, Senin (9/2).
SEJUMLAH kementerian dan lembaga negara membahas penguatan moderasi beragama.
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menegaskan tidak ada prajuritnya yang terlibat dalam dugaan penganiayaan terhadap pengemudi ojek online di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada jajaran TNI dan Polri dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan, Senin (9/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved