Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH nama diprediksi akan menjadi pesaing kuat petahana Yana Mulyana dalam Pemilihan Wali Kota Bandung 2024. Hasil survei Idham Chalid Institute (ICI) menunjukkan adanya beberapa nama yang berpotensi menjadi pesaingnya.
ICI menggelar survei yang bertajuk 'Persepsi Pemilih terhadap Partai Politik dan Elektabilitas Bakal Calon wali kota Bandung 2024' pada 16 Maret sampai 30 Maret 2023. Survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling dengan 800 responden dari total populasi pemilih yang ada di Kota Bandung, dengan margin of error sebesar 4% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.
Direktur Eksekutif ICI Mohamad Grandy menyampaikan bahwa berdasarkan hasil surveinya, Atalia Praratya istri dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menempati posisi tertinggi. Elektabilitas perempuan yang akrab dengan panggilan Ibu Cinta ini berhasil menembus angka 21%.
Baca juga: 9 Orang Terkait OTT Wali Kota Bandung Diperiksa KPK
Kemudian posisi kedua ditempati oleh Wali Kota Bandung Saat ini Yana Mulyana dengan elektabilitas sebesar 16,9%. Sementara itu posisi ketiga diduduki oleh pengusaha nahdliyin yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bandung Erwin dengan elektabilitas yang cukup tinggi mencapai angka 14,4%.
Selain ketiga nama di atas terdapat juga beberapa nama lain, di antaranya HM Farhan dari Partai NasDem dengan elektabilitas sebesar 12,1%. Di samping Atalia, muncul juga tokoh perempuan yaitu Siti Muntamah atau yang biasa dikenal sebagai Ummi Oded, istri dari mendiang Mang Oded, mantan Wali Kota Bandung dengan elektabilitas di angka 6,3%.
Baca juga: Terjaring OTT KPK, Kekayaan Yana Mulyana Rp8,55 Miliar
Disusul kemudian oleh Sekda Kota Bandung Ema Sumarna 5,3%, budayawan Budi Dalton 5%, Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan 3,9% dan Ketua Karang Taruna Kota Bandung Andri Gunawan 3,1%. Grandy juga menyampaikan bahwa ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat elektabilitas dari tokoh-tokoh tersebut.
"Ibu Cinta sebagai istri dari Kang Emil diharapkan masyarakat dapan mengembalikan situasi Kota Bandung seperti pada saat Kang Emil memimpin. Lalu, Erwin menjadi figur yang menarik bagi masyarakat karena seringnya dia melakukan kegiatan dengan masyarakat. Selain itu, Erwin juga termasuk orang pertama yang berani mendeklarasikan bahwa dirinya akan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bandung," ujarnya dalam keterangannya, Jumat (14/4).
Baca juga: Ketua DPRD Bandung Terkejut Yana Mulyana Diciduk KPK
Parpol
Sementara di sisi lain, elektabilitas partai politik di Kota Bandung menunjukan trend menguatnya elektabilitas partai-partai Islam yang ada di Kota Bandung. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempati posisi tertinggi dengan elektabilitas sebesar 20,9%.
Berikut elektabilias partai politik berdasarkan sigi ICI di Kota Bandung:
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 20,9%
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 13,3%
Partai NasDem 12,3%
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8,5%
Partai Golongan Karya (GOLKAR) 8,1%
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 7,5%
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 4,9%
Partai Amanat Nasional (PAN) 3,5%
Partai Demokrat 2,1%
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 1,8%
Partai Gelombang Rakyat Indonesia (GELORA) 0,9%
Partai Persatuan Indonesia (PERINDO) 0,6%
Partai Ummat 0,4%. (N-2)
Meski antrean terlihat panjang, suasana terlihat tertib. Warga datang sesuai jadwal yang sudah mereka “rebutkan” sebelumnya melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia (BI).
de Braga by ARTOTEL menghadirkan program buka puasa “A Wishful Ramadan” dengan konsep all you can eat menu Nusantara di suasana heritage Jalan Braga, Bandung.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan khusus, termasuk dukungan teknis dalam pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri.
Sebagai langkah perbaikan, Perhutani bersama pengelola legal mulai memperbaiki infrastruktur yang rusak secara bertahap.
Mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, sesuai perintah pengadilan.
HAKIM Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana.
Wali Kota Bandung (nonaktif) Yana Mulyana menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung hari ini, Rabu (6/9). I
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah merampungkan berkas kasus tersangka sekaligus Wali Kota nonaktif Bandung Yana Mulyana.
Saksi Asep mengaku mendapatkan perintah untuk mengantarkan uang untuk Ketua DPRD Kota Bandung.
KPK sudah merampungkan berkas perkara dari penyuap walikota nonaktif Bandung Yana Mulyana..
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved