Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pengelola tempat wisata di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai berbenah guna menyambut libur panjang Lebaran.
Salah satunya, adalah kawasan wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam yang biasanya dikunjungi warga. "Kami prediksi pengunjung saat libur Lebaran akan meningkat tajam, mengingat situasi sekarang sudah normal tidak ada pembatasan pengunjung," kata Kepala UPT Tahura Sultan Adam, Ainun Jariah, Selasa (11/4).
Tahura Sultan Adam ialah sebuah kawasan ekowisata seluas 112.000 hektare yang membentang di dua kabupaten di Kalsel yaitu Banjar dan Tanah Laut. Kawasan wisata alam ini di dalamnya terdapat beragam objek menarik, baik yang dikelola pemerintah daerah melalui UPT Tahura Sultan Adam maupun dikelola masyarakat (Bumdes Wisata).
Baca juga: Wisata Sejarah di Semarang Yuks!
Kawasan wisata Tahura Mandiangin dan Tahura Bukit Batu adalah dua lokasi kawasan wisata yang dikelola pemerintah daerah. Objek wisata alam perbukitan, hutan hujan, air terjun, kebun binatang, camping ground, outbound hingga objek wisata bersejarah seperti rumah dan kolam belanda ada di kawasan wisata ini.
Terbaru Tahura Sultan Adam menyediakan wisata minat khusus yaitu Paralayang. Pada 2022, UPT Tahura Sultan Adam berhasil melampaui target PAD sebesar Rp3 miliar. "Tahun ini kita targetkan PAD sebesar Rp5 miliar," tambah Ainun.
Baca juga: Pariwisata Belitung Tetap Berkonsep Wisata Berbasis Masyarakat
Selain itu ada banyak objek wisata alam serupa yang dikelola masyarakat. Termasuk kawasan Waduk Riam Kanan dengan keindahan gugusan pulau-pulau menyerupai Raja Ampat di Papua Barat serta menjadi surga bagi para pehobi mancing.
Demikian juga dengan objek wisata alam lainnya di kaki Pegunungan Meratus di beberapa kabupaten biasanya juga ramai dikunjungi warga, saat libur lebaran. Seperti yang dikemukakan Rudy Redhani pengelola wisata Malaris Adventure Camp di Loksado, Hulu Sungai Selatan.
"Saat ini pun tenda glamping di objek wisata kami sudah penuh dipesan hingga Juni 2023 mendatang. Memang pascacovid-19 industri pariwisata di daerah mulai kembali meningkat, terlebih saat libur lebaran," kata Rudy. (Z-6)
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
SEJUMLAH wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kembali terendam banjir seiring kondisi cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda sejak beberapa waktu terakhir. T
SEBUAH lokasi tambang batubara di kawasan KM 171, Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan terbakar.
Di Kalimantan Selatan, tingkat literasi baru 43,4% sedangkan inklusi syariah baru 13,4%. Ini menjadi tantangan besar untuk mengatasi rendahnya akses masyarakat.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memastikan pemerintah memulihkan 717 sertifikat tanah milik transmigran di Kotabaru, Kalsel, yang sebelumnya dibatalkan.
Lebih lanjut, dia mengatakan baik Mulyono maupun Venasius Genggor kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengajuan restitusi pajak.
GAGASAN gentengisasi yang dilontarkan Presiden RI Prabowo mendapat tanggapan beragam dari berbagai kalangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved