Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITMEN zero-waste dari kegiatan Sicepat FunRunThon yang dilaksanakan pada Minggu (19/2) terus berlangsung. Sicepat Ekspres melanjutkan kerja samanya dengan start-up Duitin dalam mengonversi 43 kg sampah botol plastik yang dihimpun dari kegiatan tersebut menjadi 1.000 bibit pohon mangrove.
Melalui program CSR Sicepat Peduli, perusahaan logistik nasional itu menanam bibit pohon mangrove tersebut pada Rabu (7/3) di kawasan Pantai Cemara Sawojajar, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Bibit pohon mangrove ini diserahkan secara simbolis oleh Rangga Andriana, Manager Corporate Communication Sicepat Ekspres, bersama Adijoyo Prakoso, Chief Operating Officer dan Co-Founder Duitin Indonesia kepada Bangkit selaku Ketua Kelompok Wisata Pulau Cemara Desa Sawojajar.
Kelompok wisata inilah yang berperan dalam membantu pengelolaan bibit pohon tersebut di kawasan Pantai Cemara, Kabupaten Brebes. Kegiatan penanaman bibit pohon juga melibatkan karyawan operasional cabang Sicepat Ekspres di Brebes.
Baca juga: Buntut Kasus Wamena, Komnas HAM Dorong Dialog Antarwarga di Papua
Chief Marketing & Corporate Communication Officer Sicepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati menyampaikan bahwa kerja sama lanjutan dengan Duitin merupakan wujud keseriusan pihaknya untuk dapat menerapkan prinsip zero-waste serta berkontribusi lebih untuk membangun ekosistem lingkungan yang lebih hijau. "Kolaborasi Sicepat bersama Duitin dalam pengelolaan sampah tentu menjadi langkah inovatif kami dalam penerapan prinsip ecogreen dalam setiap aktivitas yang dilakukan perusahaan. Ke depan, kami berharap dapat semakin konsisten dalam menjalankan komitmen ecogreen melalui kolaborasi bersama banyak pihak untuk dapat mewujudkan ekosistem hijau di lingkup perusahaan maupun di masyarakat," jelas Wiwin dalam keterangan tertulis, Selasa (14/3).
Chief Operating Officer dan Co-Founder Duitin Indonesia Adijoyo Prakoso memberikan apresiasinya kepada Sicepat Ekspres yang membuktikan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan, salah satunya melalui kolaborasi penanaman pohon mangrove di kawasan Brebes ini. "Kecepatan adalah kunci dan aksi adalah bukti. Tanpa seremonial yang menggelegar, Sicepat Ekspres telah melakukan penanaman di Pulau Cemara yang berada di pesisir pantai Brebes."
Baca juga: Viral, Siswa Sekolah Pakai Perahu di tengah Banjir
Pelaksanaan ini tentu melibatkan penduduk sekitar pulau dan pihak terkait yang berwenang seperti Cabang Dinas Kehutanan. Bibit pohon yang ditanam pada 7 Maret 2023 masih memerlukan pemantauan dan pemeliharaan agar bisa menjadi pepohonan yang siap menahan abrasi dan nanti bermanfaat bagi kehidupan. (Z-2)
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) menggelar rakornas Kelompok Kerja Mangrove Daerah 2026.
Kementerian Kehutanan resmi meluncurkan Platform Mangrove Data Nusantara (Mandara) sebagai sistem integrasi data mangrove nasional.
Hingga tahun 2025, capaian rehabilitasi mangrove M4CR di Provinsi Kalimantan Utara seluas 6.543 hektare.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Upaya pemulihan lingkungan pesisir di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai menunjukkan hasil konkret.
Penemuan mayat yang disembunyikan dalam koper di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Sebuah truk kontainer pengangkut peti kemas, terguling di Jalan Pantura Utama ruas Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/01/26).
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved