Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG bocah berinisial A berusia 7 tahun tewas diduga akibat tenggelam di kolam renang wisata Santa Sea di Jalan Lio Santa, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Korban dinyatakan meninggal setelah satu jam mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Kartika.
Korban merupakan warga Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang pengunjung melihat A terapung di salah satu kolam renang kedalaman 150 sentimeter.
Korban yang ikut bersama rombongan pelajar salah satu sekolah itu diduga tidak terawasi oleh orangtua dan pengawas kolam renang. Karenanya, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi lemas.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Lahat Sumsel, Beberapa Rumah Hanyut
Melihat kondisi itu, sejumlah petugas dan warga sempat melakukan pertolongan pertama. Namun kondisi A terus melemah dan langsung dibawa ke rumah sakit. Korban akhirnya meninggal dunia setelah satu jam mendapat penanganan oleh tim medis.
Akibat kejadian itu, Kepolisian Sektor Citamiang Polres Kota Sukabumi langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Tim Inafis yang diterjunkan langsung memasang garis polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya juga akan memanggil pengelola kolam renang untuk dimintai keterangan terkait kejadian itu.
Baca juga: Bangunan Pabrik Karet Ambruk 8 Pekerja Terjebak
Menurut saksi, Edi Tarigan mengatakan, awalnya ia sedang mengawasi anak yang sedang berenang. Lantas ia melihat korban dalam posisi telungkup di salah satu kolam. Korban langsung diangkat ke darat dan sempat dilakukan upaya pertolongan pertama. Kondisi korban yang tak sadarkan diri kemudian langsung dibawa ke rumah sakit.
Kapolsek Citamiang Ajun Komisaris Arif Sapta Raharja mengungkapkan, korban sudah langsung dibawa ke rumah sakit. Namun saat menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia. Saat ini pihaknya akan memanggil manajemen kolam renang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Pihaknya belum mengetahui penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan intensif. Namun dari keterangan saksi, korban diduga tenggelam di area kolam renang yang kedalamannya 150 sentimeter. Saat ini kasus bocah tenggelam itu masih ditangani Unit Reskrim Polsek Citamiang Polres Kota Sukabumi. (Z-2)
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved