Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH mobil pikap pengangkut terbawa arus deras meluapnya aliran Sungai Cigadung di Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (18/2). Peristiwa itu terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Rustandi Sugiarto, tokoh warga desa setempat, menuturkan, peristiwa bermula saat mobil pikap nekat menerobos aliran Sungai Cigadung. Pasalnya, aliran sungai itu merupakan satu-satunya akses menuju ke Desa Sukamulya lantaran belum adanya jembatan penyeberangan.
"Saat itu aliran sungai sedang deras setelah hujan. Mobil tak bisa bergerak, terjebak di tengah derasnya arus sungai," kata Rustandi kepada Media Indonesia melalui telepon selulernya, Sabtu (18/2) petang.
Mobil diketahui milik Joni, warga Kampung Jegang Desa Sukamulya. Mobil membawa berbagai kebutuhan berdagang.
"Kalau korban jiwa tidak ada karena sopir menyelamatkan diri," tegas Tutang, sapaan akrab Rustandi Sugiarto.
Ia menuturkan kejadian itu bukan kali pertama. Beberapa kali terjadi peristiwa serupa. Bahkan pernah ada warga yang terpaksa harus melahirkan di dalam mobil saat akan dirujuk ke puskesmas, tetapi tersendat arus deras.
Baca juga: BPBD: 52 Rumah di Baturaja OKU Terendam Banjir
Beberapa kali warga menyuarakan agar bisa dibangun jembatan penyeberangan, namun upaya itu sia-sia karena sampai sekarang tidak ada tanda-tanda akan dilaksanakan.
"Kalau dibilang capek, ya capek kami terus mendorong bisa segera dibangun jembatan, karena pada kenyataannya sampai sekarang tidak ada tanda-tanda akan dibangun jembatan," katanya.
Sejauh ini, kata Tutang, warga Desa Sukamulya menggunakan jembatan gantung untuk beraktivitas ke desa tetangga. Seperti jembatan gantung penghubung dengan Desa Naringgul.
"Tapi itu hanya bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor. Belum lama ini jembatannya sempat tak bisa dilalui karena kawat slingnya putus setelah diterjang arus deras Sungai Cigadung. Tapi sekarang sudah diperbaiki," tuturnya.
Tutang mewakili warga lainnya meminta pemerintah meninjau kondisi di lapangan. Sehingga mereka mengetahui kebutuhan pembangunan jembatan bukan hanya wacana, tapi memang hal yang mendesak segera dibangun.
"Terutama untuk mobil. Masa setiap hari harus berjibaku melintasi aliran Sungai Cigadung. Apalagi saat kondisi curah hujan tinggi seperti sekarang, sangat berbahaya kalau memaksanakan diri melintasi arus deras," pungkasnya. (OL-16)
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter
Mikroplastik tidak hanya membawa risiko dari bahan dasarnya sendiri seperti ftalat dan BPA yang bersifat pengganggu hormon, tetapi juga bertindak seperti magnet yang menyerap racun lain
Miliaran tahun silam, air pernah mengalir di permukaan Mars. Para ilmuwan sepakat bahwa planet ini pernah memiliki jaringan Sungai.
Perubahan warna air kali terjadi pada Sabtu (4/10) sore hingga petang kemarin.
Pada era modern saat ini, peradaban terbaik untuk Kabupaten Bekasi adalah mengembalikan hamparan sungai sepanjang mungkin tanpa ada yang membatasi.
Para peneliti menemukan lebih dari 15.000 km aliran sungai kuno di Mars, menunjukkan Planet Merah pernah hangat dan basah akibat hujan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved