Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGGINYA intensitas hujan belakangan ini meningkatkan status sungai dan bendungan di Provinsi Kalimantan Selatan menjadi level siaga dan bahaya. Banjir di Kalsel pun semakin meluas.
Balai Wilayah Sungai (BWS) III Kalimantan mencatat sejumlah bendung yaitu Karang Intan, Amandit, Batang Alai, Pitap dan Karau dalam level bahaya. Sedangkan bendungan Tapin dalam level waspada. Kemudian sejumlah sungai besar seperti Sungai Martapura, Sungai Amandit dan Sungai Riam Kanan dalam level bahaya. Sungai lain yang menyandang status bahaya yakni Sungai Barito Muara Teweh Kalteng dalam status bahaya, kemudia Sungai Buntok berstatus siaga. Sedangkan Sungai Barabai, Sungai Nagara, Sungai Balangan, Sungai Maluka dan Sungai Veteran dalam status siaga. Sungai Lampihong dan Kanal Banjir Barabai dalam level waspada. Beberapa sungai meluap dan memicu terjadinya banjir sejumlah wilayah di Kalsel.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Gusti Yanuar Rifai, meminta semua Pemda dan masyarakat untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi akibat kondisi cuaca buruk saat ini. "Tingginya intensitas hujan menyebabkan banjir terjadi di sejumlah daerah," ungkap Gusti Rifai, Sabtu (27/12).
Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Achmadi mengatakan, saat ini pihaknya telah menerjunkan personel Tagana di wilayah terdampak. "Personel sudah kita terjunkan untuk membantu evakuasi, dan kami terus memantau perkembangan di lapangan," katanya.
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter dan nyaris menenggelamkan desa yang berada di sepanjang bibir sungai. Belum dilaporkan adanya korban jiwa namun puluhan warga desa terpaksa mengungsi.
Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Sungai Amandit meluap dan merendam sejumlah desa. Desa terparah dilanda banjir adalah Desa Tumungki, Kecamatan Loksado. Banjir juga menyebabkan sebuah jembatan gantung penghubung antardesa putus diterjang banjir.
Di Kabupaten Banjar, banjir terjadi pada 26 desa di lima kecamatan meliputi Martapura, Martapura Barat, Martapura Timur, Astambul dan Sungai Tabuk. Sebanyak 2.363 rumah yang dihuni 2.598 keluarga atau 6.464 jiwa terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi.
Sedangkan di Hulu Sungai Utara banjir telah merendam 33 desa pada enam kecamatan meliputi Amuntai Selatan, Amuntai Tengah, Haur Gading, Sungai Pandan, Bajang dan Babirik. Banjir merendam 1.281 rumah warga yang dihuni 1.726 keluarga atau 5.041 jiwa. Banjir juga dilaporkan merendam puluhan rumah di beberapa desa di Kabupaten Tanah Laut. (M-2)
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah di Kalimantan Selatan dalam menyelesaikan berbagai temuan yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Acara dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan bersama percepatan pembangunan fisik gerai pergudangan dan kelengkapan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pemerintah Provinsi Kalsel mulai menjajaki potensi dan skema perdagangan karbon (carbon trade) sebagai salah satu sumber pendapatan daerah berbasis ekonomi hijau dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan mentargetkan bantuan sosial pemasangan 2.500 sambungan listrik gratis bagi masyarakat miskin di daerah terpencil dan pedalaman.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi menerima sertifikat Geopark Meratus sebagai Unesco Global Geopark (UGGp).
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Cuaca ekstrem berpotensi di 27 daerah Salasa (13/1) warga di Pantura dan Jateng bagian tengah diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi dan gelombang tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved