Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGGINYA intensitas hujan belakangan ini meningkatkan status sungai dan bendungan di Provinsi Kalimantan Selatan menjadi level siaga dan bahaya. Banjir di Kalsel pun semakin meluas.
Balai Wilayah Sungai (BWS) III Kalimantan mencatat sejumlah bendung yaitu Karang Intan, Amandit, Batang Alai, Pitap dan Karau dalam level bahaya. Sedangkan bendungan Tapin dalam level waspada. Kemudian sejumlah sungai besar seperti Sungai Martapura, Sungai Amandit dan Sungai Riam Kanan dalam level bahaya. Sungai lain yang menyandang status bahaya yakni Sungai Barito Muara Teweh Kalteng dalam status bahaya, kemudia Sungai Buntok berstatus siaga. Sedangkan Sungai Barabai, Sungai Nagara, Sungai Balangan, Sungai Maluka dan Sungai Veteran dalam status siaga. Sungai Lampihong dan Kanal Banjir Barabai dalam level waspada. Beberapa sungai meluap dan memicu terjadinya banjir sejumlah wilayah di Kalsel.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Gusti Yanuar Rifai, meminta semua Pemda dan masyarakat untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi akibat kondisi cuaca buruk saat ini. "Tingginya intensitas hujan menyebabkan banjir terjadi di sejumlah daerah," ungkap Gusti Rifai, Sabtu (27/12).
Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Achmadi mengatakan, saat ini pihaknya telah menerjunkan personel Tagana di wilayah terdampak. "Personel sudah kita terjunkan untuk membantu evakuasi, dan kami terus memantau perkembangan di lapangan," katanya.
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter dan nyaris menenggelamkan desa yang berada di sepanjang bibir sungai. Belum dilaporkan adanya korban jiwa namun puluhan warga desa terpaksa mengungsi.
Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Sungai Amandit meluap dan merendam sejumlah desa. Desa terparah dilanda banjir adalah Desa Tumungki, Kecamatan Loksado. Banjir juga menyebabkan sebuah jembatan gantung penghubung antardesa putus diterjang banjir.
Di Kabupaten Banjar, banjir terjadi pada 26 desa di lima kecamatan meliputi Martapura, Martapura Barat, Martapura Timur, Astambul dan Sungai Tabuk. Sebanyak 2.363 rumah yang dihuni 2.598 keluarga atau 6.464 jiwa terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi.
Sedangkan di Hulu Sungai Utara banjir telah merendam 33 desa pada enam kecamatan meliputi Amuntai Selatan, Amuntai Tengah, Haur Gading, Sungai Pandan, Bajang dan Babirik. Banjir merendam 1.281 rumah warga yang dihuni 1.726 keluarga atau 5.041 jiwa. Banjir juga dilaporkan merendam puluhan rumah di beberapa desa di Kabupaten Tanah Laut. (M-2)
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan menggiatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah dalam rangka memperkuat pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah di Kalimantan Selatan dalam menyelesaikan berbagai temuan yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Acara dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan bersama percepatan pembangunan fisik gerai pergudangan dan kelengkapan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pemerintah Provinsi Kalsel mulai menjajaki potensi dan skema perdagangan karbon (carbon trade) sebagai salah satu sumber pendapatan daerah berbasis ekonomi hijau dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan mentargetkan bantuan sosial pemasangan 2.500 sambungan listrik gratis bagi masyarakat miskin di daerah terpencil dan pedalaman.
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved