Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah di Kalimantan Selatan dalam menyelesaikan berbagai temuan yang berpotensi merugikan keuangan negara. Sepanjang semester II 2025, sedikitnya ada 61 temuan dan 90 persen diantaranya telah diselesaikan.
Hal ini disampaikan Kepala BPK RI Perwakilan Kalsel, Andriyanto, saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2025 kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Kalsel, Selasa (23/12) petang. "Sebagian besar temuan-temuan tersebut telah diselesaikan," tutur Andryanto.
Dikatakannya penyerahan LHP pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (DTT) merupakan bentuk komitmen BPK dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel. BPK juga memberikan apresiasi kepada daerah dengan capaian tindak lanjut tertinggi, yakni Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Barito Kuala, dan Hulu Sungai Utara.
Pada Semester II Tahun 2025, BPK telah menyelesaikan pemeriksaan atas 17 LHP. Namun baru diserahkan 14 LHP, sementara tiga LHP lainnya akan disampaikan pada awal Januari 2026. "Ketiga LHP tersebut meliputi pemeriksaan kinerja ketahanan pangan, pemeriksaan pada BPD, serta pemeriksaan kinerja lingkungan," jelasnya.
Adapun 14 LHP yang diserahkan hari ini terdiri dari tiga pemeriksaan kinerja dan sebelas pemeriksaan kepatuhan dengan tujuan tertentu, baik yang bersifat tematik maupun portofolio
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin juga menyampaikan apresiasi kabupaten/kota atas capaian tindak lanjut hasil pemeriksaan yang dinilainya sangat baik. "Kami bangga dari 61 temuan kemarin hingga hari ini sudah 90% terselesaikan. Meski demikian, memang masih ada beberapa yang harus dituntaskan," katanya.
Sementara sepanjang 2025, salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah potensi kerugian negara yang terjadi di Perusahaan Daerah PT Bangun Banua. Diketahui, perusahaan tersebut sebelumnya sempat digeledah oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
Terkait hal itu, Muhidin menyatakan pihaknya akan menunggu hasil proses hukum yang sedang berjalan. (E-2)
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter
Acara dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan bersama percepatan pembangunan fisik gerai pergudangan dan kelengkapan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pemerintah Provinsi Kalsel mulai menjajaki potensi dan skema perdagangan karbon (carbon trade) sebagai salah satu sumber pendapatan daerah berbasis ekonomi hijau dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan mentargetkan bantuan sosial pemasangan 2.500 sambungan listrik gratis bagi masyarakat miskin di daerah terpencil dan pedalaman.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi menerima sertifikat Geopark Meratus sebagai Unesco Global Geopark (UGGp).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved