Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM sepekan terakhir, harga minyak goreng bersubsidi, Minyakita, di Bengkulu terus merangkak naik. Harganya kini melonjak hingga Rp18 ribu per liter, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).
Lili, 38, pedagang migor dipasar Panorama, Kota Bengkulu, mengatakan, harga Minyakita telah naik menjadi Rp18 ribu dari sebelumnya Rp16 ribu per liter. "Harga Minyakkita terus naik dan langka didapat dari distributor dan kalau ada harganya telah naik," katanya, Selasa (14/2).
Minyakita, lanjut dia, mulai langka sejak dua pekan terakhir dan terus naik selama sepekan terakhir. Harga Minyakita kemasan bantal Rp16 ribu dan kemasan botol Rp18 ribu per liter.
Kenaikan harga juga terjadi di komoditas lain. Harga ayam potong yang dijual pedagang dipasar Kota Bengkulu, Bengkulu, mulai naik dari Rp25 ribu menjadi Rp28 per kilogram.
Dul, 41, pedagang ayam potong di Pasar Minggu, Kota Bengkulu mengatakan, kenaikan harga terjadi dalam beberapa hari terakhir. "Selama sepekan terakhir terus mengalami kenaikan harga," jelasnya. (OL-15)
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Pantauan di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar Mitra Raya Batam Center, dan Pasar Sagulung menunjukkan harga minyak goreng rakyat tersebut masih berada di kisaran Rp16.000 per liter.
Gerakan Pangan Murah berlangsung pada 4–11 Maret 2026 di delapan titik kabupaten dan kota di Sulteng.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp58.500 per kemasan lima kg atau sekitar Rp11.700 per kg, dengan kisaran harga Rp11.700–Rp12.300 per kg di lapangan.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved