Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA penjabat Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mengundurkan diri. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan penanganan pascagempa bermagnitudo 5,6.
Kedua pejabat itu yakni Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fatah Rizal serta Kepala Satuan Polisi Pamomg Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Hendri Prasetyadhi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Cianjur Dadan Ginanjar menegaskan bahwa kedua penjabat pimpinan tinggi (JPT) tersebut mengajukan pengunduran diri dari jabatan yang diemban mereka.
"Bahwa kedua JPT tersebut, Pak Hendri Prasetyadhi sebagai Kasatpol PP dan Pak (Fatah) Rizal, pada waktu yang memang tidak bersamaan persis tapi pada hari yang sama, datang kepada kami dan menyampaikan pengunduran diri," kata Dadan kepada Media Indonesia di ruang kerjanya, Selasa (31/1).
Surat permohonan pengunduran diri dari kedua JPT itu diajukan secara resmi karena ditandatangani dan bermeterai. Ada berbagai alasan yang mendasari keduanya pengajuan permohonan pengunduran diri.
"Untuk alasannya sendiri, yang Kasatpol PP pertama menyatakan bahwa adanya kepentingan keluarga yang membutuhkan waktu lebih. Kemudian yang kedua, yang bersangkutan merasa kurang mampu menjalankan tugas pada jabatan tersebut dan yang ketiga merasa belum bisa melaksanakan tugas dan fungsi secara optimal," terang Dadan.
Pada surat pernyataannya, kata Dadan, yang bersangkutan menyatakan apabila diberi kesempatan, bersedia menjalankan pada tugas administrator atau eselon IIIA.
Baca juga: Bangunan di Lembang Rata dengan Tanah akibat Tertimpa Longsor
Sedangkan alasan yang melatarbelakangi Kalak BPBD Fatah Rizal mengundurkan diri ialah pertimbangan kurang maksimalnya yang bersangkutan melaksanakan fungsi dan tanggung jawab. Terutama berkaitan dengan penanganan pascagempa bumi bermagnitudo 5,6.
"Alasannya antara lain bahwa bencana gempa bumi yang terjadi pada 21 November 2022 telah mengakibatkan korban jiwa, kerusakan, dan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat. Berkaitan dengan alasan itu, yang bersangkutan menyatakan terkait penanganannya diperlukan SDM, stuktural, maupun fungsional para pemangku jabatan di lingkup BPBD," beber Dadan.
Kondisi itu, sebut Dadan, dirasa yang bersangkutan akan berdampak terhadap manajemen kepemimpinan yang dirasa kurang maksimal dalam melaksanakan fungsi dan tanggung jawab. Dengan kondisi itu, yang bersangkutan menyatakan dengan kesibukan ke depan tentunya akan membutuhkan waktu, tenaga, serta pikiran yang ekstra dalam menghadapi persoalan.
"Berkenaan dengan hal itu, yang bersangkutan menyatakan belum bisa menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, sehingga akan mengganggu optimalisasi kinerja pimpinan," tegas Dadan.
Saat ini, mantan Kalak BPBD itu menempati jabatan barunya sebagai Camat Haurwangi. Sementara mantan Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran itu menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Proses pelantikan dilaksanakan di Ruang Garuda Pendopo Cianjur, Senin (30/1) petang.
Untuk mengisi kekosongan, Bupati Cianjur Herman Suherman menunjuk pelaksana tugas (Plt). Posisi Plt Kalak BPBD dijabat Sekretaris Dinas Sosial Didin Awaludin. Sedangkan Plt Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran diisi Arif Purnawan yang merupakan Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Cianjur. (OL-16)
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved