Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK berusia 7 tahun bernama Mikal yang sempat hilang pada Kamis (26/1) ditemukan. Mikal yang tinggal di Jalan Raplesia, Kota Cimahi itu telah dijemput keluarganya di Mako Polres Cimahi.
Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan Mikal ditemukan beberapa jam setelah dikabarkan meninggalkan rumahnya.
"Alhamdullilah berkat doa dan usaha semuanya, sore tadi Mikal sudah dijemput keluarganya," kata Aldi, melalui keterangannya, Jumat (27/1).
Aldi menjelaskan kejadian anak hilang itu bermula dari sang ayah yang membuka gerbang rumah. Tanpa disadari, Mikal keluar gerbang dan berjalan menuju jalan Cihanjuang.
Mikal kemudian naik angkutan umum jurusan Cimahi-Parongpong. Setelah angkutan umum tersebut sampai di Pasar Atas atau di titik terakhir trayek angkot, sang sopir bingung karena Mikal tidak turun. Sang sopir kemudian menghubungi anggota kepolisian yang kebetulan sedang melakukan patroli.
Baca juga : Rekening Diblokir Atas Permintaan KPK, Penjual Krupuk Asal Pamekasan Nelangsa
Anggota kepolisian bernama Briptu Moch Fitri Abdugani, Aiptu Ujang Suara Santika, dan Bripka Irwan Hare Krisna berupaya berbicara dengan Mikal, tetapi upaya tersebut gagal. Mikal kemudian dibawa ke Mako Polres Cimahi. Selanjutnya Tim Lapor Pak Kapolres Reborn melakukan upaya pemberitaan di media sosial mengenai anak hilang.
Tidak lebih dari 3 jam, Mikal dijemput oleh keluarganya, "Alhamdullilah, saya ucapkan terima kasih banyak kepada Polres Cimahi telah merawat anak saya dengan baik. Mudah-mudahan kebaikan bapak-bapak Polisi semua dibalas oleh allah dengan balasan yang lebih baik," kata perwakilan keluarga Mikal.
Lebih Lanjut, Aldi mengimbau kepada masyarakat agar lebih ekstra menjaga anak-anaknya. Ia berharap jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali.
"Dan bagi masyarakat yang menemukan permasalahan kamtibmas di lapangan, kami menyediakan layanan Lapor Pak Kapolres Reborn dengan Whatsapp di nomor 0812- 7575-2003, kami siaga 24 Jam," pungkas Aldi. (OL-7)
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
POSKO Terpadu Polres Cimahi di GT Padalarang Kabupaten Bandung Barat menyita perhatian pengguna kendaraan. Sebuah bangunan berdiri kokoh terinspirasi dari karakter robot Transformers.
Operasi pasar ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya menjelang hari raya
Selain rumah warga, dua masjid dan satu kantor rukun warga (RW) di wilayah tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
Pengawasan akan diperketat, terlebih pada bulan Ramadan ketika jeda antara waktu produksi dan konsumsi berpotensi mempengaruhi kualitas makanan
Para pelajar mulai merasakan gejala mual dan pusing setelah menyantap menu MBG yang dibagikan pada Rabu (25/2).
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved