Senin 23 Januari 2023, 20:48 WIB

BPBD: 2.614 Warga Aceh Timur Mengungsi akibat Banjir

mediaindonesia.com | Nusantara
BPBD: 2.614 Warga Aceh Timur Mengungsi akibat Banjir

MI/Amiruddin Abdullah
Banjir mengenangi jalur nasional Banda Aceh-Medan, simpang empat aneuk meulieng dekat Kantor Bupati Pidie, Aceh, Minggu (22/1).

 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur mencatat sebanyak 2.614 jiwa dari 653 keluarga di empat kecamatan di daerah itu mengungsi akibat banjir.
 
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Timur Ashadi di Aceh Timur, Senin (23/1), mengatakan banjir kian meluas akibat meluapnya sejumlah sungai menyusul hujan deras dalam beberapa hari terakhir.
 
"Hingga kini ada 2.614 jiwa dari 653 keluarga yang mengungsi. Warga mengungsi ke sekolah, balai pengajian, dan rumah warga yang tidak terendam banjir," kata Ashadi.
 
Dia mengatakan empat kecamatan yang dilanda banjir yakni Kecamatan  Pante Bidari meliputi Desa Pante Labu, Desa Blang Seunong, Desa Sijudo, Desa Sahraja, Desa Pante Rambong, Desa Buket Bata, dan Desa Meunasah Teungoh dengan warga terdampak sebanyak 2.204 jiwa dari 545 keluarga.
 
Kemudian, Kecamatan Simpang Ulim meliputi Desa Teupin Breuh, Desa Blang Nie dengan warga terdampak 410 jiwa dari 108 keluarga. Serta Desa Lhok Seuntang di Kecamatan Julok dan Desa Bunin di Kecamatan Serbajadi. Korban terdampak banjir di dua desa tersebut masih dalam pendataan.


Baca juga: Longsor Kuningan, Satu Orang Tewas Tertimpa Material Longsor

 
"Tinggi air di wilayah banjir berkisar setengah meter hingga satu setengah meter. Tidak tertutup kemungkinan warga yang mengungsi bertambah, mengingat ketinggian air semakin meningkat," kata Ashadi.
 
Ashadi mengatakan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Timur tersebut akibat meluapnya sungai, di antaranya Krueng Langkahan yang berada di Kabupaten Aceh Utara.
 
Banjir, kata Ashadi, tidak hanya merendam rumah penduduk, tetapi juga lahan pertanian dan perkebunan masyarakat. Sedangkan luas lahan pertanian dan perkebunan masyarakat yang terdampak banir, masih dalam pendataan.
 
Dia mengatakan pihaknya telah menginformasikan seluruh data bencana alam tersebut, termasuk jumlah pengungsian ke Dinas Sosial setempat. Data tersebut untuk kebutuhan logistik, baik pangan dan sandang.
 
"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada banjir susulan. Jika ketinggian air terus bertambah, maka segera mengungsi ke tempat yang tinggi dan dianggap aman," katanya. (Ant/OL-16)
 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aji Styawan

Banjir Masih Merendam Kota Semarang

👤Achmad Safuan 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 15:00 WIB
Bencana banjir masih merendam wilayah Kota  Semarang, sehingga warga tetap siaga apalagi diperkirakan cuaca ekstrem masih akan...
MI/Seno

Hakim Pengadilan Agama Dipecat karena Telantarkan Anak

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 14:50 WIB
Ia dilaporkan karena melakukan poligami, tidak mengakui anak, tidak menafkahi anak dan tidak memberikan contoh sebagai hakim...
MI/Amiruddin A.R

Harimau Masuk Perangkap di Aceh Selatan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 13:59 WIB
BKSDA Aceh menyatakan seekor harimau sumatra (panthera tigris sumatrae) masuk kandang perangkap di kawasan Hutan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya