Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Timur mengatakan penderita human immunodeficiency virus atau HIV atau orang yang terinfeksi virus menyerang kekebalan tubuh di kabupaten itu mencapai 14 kasus pada 2024.
"Terhitung sejak Januari hingga Desember 2024 ada 14 kasus penderita HIV. Kasus HIV ini mengalami peningkatan signifikan karena pada 2023 hanya enam kasus," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kabupaten Aceh Timur Sondang Bandyani di Aceh Timur, Senin (30/12).
Ia menyebutkan dari 14 kasus tersebut dua orang dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan selebihnya sebanyak 12 penderita masih menjalani pengobatan di rumah sakit di Kabupaten Aceh Timur.
"Empat belas penderita yang terinfeksi HIV tersebut, di antaranya 10 kasus dialami laki-laki dan empat lainnya merupakan perempuan. Mereka saat ini menjalani pengobatan di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Aceh Timur,"kata Sondang Bandyani.
Secara umum, ujar dia, kasus HIV merupakan tahap awal dari penyakit AIDS. HIV akan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga daya tahan tubuh pasien akan melemah dan rentan diserang berbagai penyakit.
Apabila tidak mendapatkan penanganan yang cepat, HIV akan berkembang menjadi acquired immune deficiency syndrome atau AIDS. Pasien yang
terpapar AIDS akan mengalami kondisi di mana tubuh tidak mampu melawan infeksi yang ditimbulkan. Dengan kata lain AIDS adalah stadium akhir dari Infeksi HIV.
"Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui berbagai penyebab dan pencegahan HIV. Hal ini dilakukan agar dapat melakukan tindakan preventif dan menjauhi segala hal yang dapat membuat kita terpapar HIV dan AIDS," terang dia.
Menurut Sondang Bandyani, peningkatan kasus HIV di Aceh Timur menjadi alarm bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan pengobatan yang tepat demi melindungi generasi masa depan.
Upaya pencegahan dini terhadap HIV, kata dia, dilakukan dengan edukasi terkait penularan hingga pengobatan HIV/AIDS kepada masyarakat agar proses penularan tidak terus berlanjut. Ia berharap masyarakat juga setia dan menghindari berganti-ganti pasangan, menghindari penggunaan segala jenis narkotika, terutama yang melalui jarum suntik. Selain itu, deteksi dini melalui tes HIV rutin juga menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran virus ini.
Begitu juga dengan ibu hamil yang terinfeksi HIV, pengobatan antiretroviral (ARV) wajib dilakukan untuk mencegah penularan kepada bayi. Meskipun belum ada obat yang dapat menyembuhkan HIV sepenuhnya, terapi ARV terbukti efektif dalam menekan perkembangan virus dan menjaga kualitas hidup pasien.
"Tidak perlu malu dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala HIV/AIDS seperti pembengkakan kelenjar getah bening di beberapa bagian tubuh hingga penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas," tukasnya. (Ant/H-3)
Lebih dari 34 juta orang hidup dengan HIV di seluruh dunia.
Selain faktor teknis, hambatan sosial berupa stigma masih menjadi tembok tebal bagi ODHIV.
Seorang pria yang berasal dari Jerman tercatat sebagai orang ketujuh yang tampaknya telah disembuhkan dari HIV, menurut laporan para peneliti.
WAKIL Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat penanggulangan HIV di Indonesia.
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Indonesia disebut telah mengambil langkah besar melalui pendekatan primary healthcare.
Kementerian Sosial meluncurkan kompor inovasi yang ramah lingkungan berbahan limbah sawit. Kompor tersebut diciptakan sebagai solusi untuk mengatasi mahalnya harga gas elpiji
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan Rumah Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) dan Kemensos kepada 11 keluarga penerima manfaat di desa Seuneubok Simpang, Aceh Timur.
Pj Bupati menjelaskan untuk bisa memanen udang tersebut, membutuhkan waktu sekitar 100 hari. Hasil panen yang didapat yakni sebanyak 9 ton untuk setiap kolamnya.
Sebanyak 2.614 jiwa dari 653 keluarga di empat kecamatan di daerah itu mengungsi akibat banjir.
SETELAH diguyur hujan terus menerus sejak tiga hari terakhir, sebagian kabupaten/kota di kawasan Provinsi Aceh terendam banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved