Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur Kuningan, Jawa Barat, sejak siang kemarin, Minggu (22/1), mengakibatkan sejumlah titik mengalami longsor. Salah satu titik terparah terdapat di Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Akibat dari longsor tersebut satu warga ditemukan meninggal dunia tertimbun longsor.
Menurut Kepala Desa Kertawirama, Dani Siswanto, mengatakan, kejadian longsor tersebut terjadi pada Minggu (22/1) sore. Korban bernama Nurhayati, 38. Sebelum kejadian, korban sempat menjemput anaknya yang pulang mengaji.
"Namun setelah sampai di rumah, sandal milik anaknya terlepas di jalan. Saat akan kembali untuk mengambil sandal, longsor terjadi dan menimpa Nurhayati," ujar Dani.
Baca juga: Bayi 3 Tahun di Aceh Tamiang Terseret Arus Banjir
Hingga saat ini, rumah duka korban didatangi oleh warga yang hendak melayat dan mengantarkan jenazah untuk dimakamkan.
Diketahui, longsor tidak hanya terjadi di Desa Kertawirama. Longsor pun terjadi di Jalan Nasional Nanggelang-Cirahayu yang mengakibatkan tembok penahan tebing longsor hingga badan jalan. (OL-14)
Kematian ikan mulai terpantau sejak 29 Januari 2026 dan terus meningkat hingga hari ketujuh.
Hasil identifikasi yang diakukan, kematian ikan disebabkan adanya parasit jenis cacing yang hidup di tubuh ikan.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Pemkab Kuningan telah menerima 337 unit alsintan dengan nilai hampir Rp 10 miliar.
Dengan total anggaran mencapai Rp 355 miliar, seluruh pengelola dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta mematuhi ketentuan yang berlaku.
Budi membeberkan ada sejumlah jalan yang terdampak dari kegiatan Reuni Akbar 212 ini. Masyarakat diminta menghindari jalan tersebut.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved