Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Cianjur Herman Suherman meresmikan penggunaan bangunan sekolah baru diperbaiki karena rusak parah akibat gempa. Bangunan SD Negeri Cipetir, Desa Ciwalen, Kecamatan Warung Kondang, Kabupaten Cianjur, itu kini bisa digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar siswa. Bangunan sekolah baru berdiri itu berkat bantuan PT Tatalogam Lestari (Tatalogam Group) melalui kegiatan CSR perusahaan.
"Alhamdulillah saya bersyukur pada pagi hari ini saya meresmikan sekolah. Ini ada empat ruangan kelas yang baru dibangun oleh PT Tatalogam Lestari dengan sistem Domus. Ini (bangunan sekolah) merupakan bantuan CSR dari PT Tatalogam Lestari. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Cianjur dan keluarga masyarakat Desa Ciwalen mengucapkan terima kasih kepada PT Tatalogam Lestari yang sudah membantu pembangunan sekolah ini," jelas Herman dalam sambutannya, Kamis (11/1).
Dalam kesempatan tersebut, Herman juga mengapresiasi sistem Domus yang diterapkan PT Tatalogam Lestari dalam pembangunan gedung SD Negeri Cipetir dan hunian masyarakat terdampak bencana di Cianjur. Menurutnya, kualitas bangunan yang berdiri dengan sistem Domus hasil inovasi PT Tatalogam Lestari ini luar biasa bagus dan cepat dalam pembangunannya.
"Tadi kita melihat bangunan sekolah yang dibangun Domus. Ini kualitasnya luar biasa. Walaupun ini sekolah sementara ya, tetapi menurut saya ini bisa dijadikan sekolah permanen. Karena lantainya sudah pakai keramik, plafonnya pake PVC, dan temboknya juga sudah pakai hebel dan tiangnya pakai besi baja ringan. Ini menurut saya bukan sekolah sementara. Ini sekolah permanen. Melihat rumah-rumah yang sudah dibangun oleh Domus, ini sangat bagus. Mudah-mudahan Domus bisa membantu warga dalam rangka Cianjur Bangkit," tegas Herman lagi.
Kepala Sekolah SDN Cipetir Dodo Suhendar menjelaskan, SD Negeri Cipetir sebelumnya rusak parah akibat gempa 5,6 M yang mengguncang Cianjur dua bulan lalu. Namun dalam waktu singkat, siswa sekolah itu sudah bisa digunakan kembali dengan bangunan baru yang disumbangkan oleh PT Tatalogam Lestari. Kini anak didiknya pun sudah bisa menjalani kegiatan belajar mengajar dengan aman dan nyaman kembali.
"Alhamdulillah kami sangat senang sekali pada pas awal masuk pembelajaran semester kedua, ruangan sudah bisa dimanfaatkan. Semoga hari ini setelah diresmikan Bapak Bupati, ruangan ini benar-benar efektif untuk belajar sehingga putra-putri kami dapat belajar dengan nyaman. Terima kasih pada PT Tatalogam Lestari," tutur Dodo di kesempatan yang sama.
Dodo menceritakan, pembangunan empat kelas baru di SD Negeri Cipetir berlangsung sangat cepat. Pembangunannya hanya memakan waktu 15 hari. "Pembangunan sekolah ini alhamdulillah lebih cepat. Hanya 15 hari selesai. Sesuai dengan moto Domus bikin rumah cepat dalam 5 hari. Ini empat ruangan lo, dibangun hanya dengan 15 hari. Cepat sekali. Anak-anak didik kami senang bisa belajar dengan nyaman. Mudah-mudahan sekolah ini dapat dimanfaatkan untuk belajar sehingga dapat mendongkratk prestasi putra putri kami," terang Dodo lagi.
Dalam kesempatan yang sama, CFO PT Tatalogam Lestari, Wulani Wihardjono, menerangkan, sektor pendidikan merupakan salah satu fokus utama kegiatan CSR Tatalogam Group selain pembangunan hunian terdampak bencana. Sebagai perusahaan baja ringan terbesar di Indonesia, Tatalogam Group dengan inovasi-inovasinya juga terus berupaya agar pembangunan di daerah terdampak bencana menjadi lebih cepat, tepat, dan efisien. Terbukti, di beberapa wilayah terdampak bencana lain seperti di Yogyakarta, Sulawesi, dan Lombok, hunian maupun fasilitas umum seperti sekolah dapat dengan cepat dibangun kembali.
"Dalam membangun sekolah rusak maupun hunian terdampak bencana, kami menggunakan inovasi Domus. Dengan inovasi tersebut, pembangunannya jadi lebih cepat, tepat, dan efisien. Karena semua sudah terfabrikasi sehingga di lokasi tinggal instalasi saja. Untuk hunian, rumah Domus dapat dibangun hanya dalam waktu lima hari dan inovasi rumah Domus juga sudah dirancang tahan gempa. Kami yakin, kecepatan pembangunan dan keamanan hunian sangat dibutuhkan untuk mengurangi beban penderitaan para korban," terang Wulani.
Project Manajer PT Tatalogam Lestari, Khrisna Dewanti, menambahkan pembangunan ruang kelas baru tersebut hampir seluruhnya menggunakan material baja ringan produksi Tatalogam Group. Namun demikian, dalam pembangunan empat ruang kelas di SDN Cipetir kali ini, Tatalogam Group juga dibantu oleh PT Arwana Citramulia Tbk sebagai penyedia keramik lantai, PT. Impack Pratama Tbk, menyumbang plafon PVC merek Adaron, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta unsur pemerintah daerah setempat.
"Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih terhadap pihak-pihak yang terkait dalam kegiatan kali ini sehingga pembangunan ruang kelas ini menjadi lebih cepat. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah mendukung sepenuhnya pembangunan ruang kelas baru ini sehingga anak-anak kita dapat belajar dengan aman dan nyaman kembali sehingga tidak ketinggalan pelajaran," tutur Khrisna. (RO/OL-14)
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved