Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Mahasiswa Pemuda Muna Barat (IMPMB) Jakarta menggelar aksi damai di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta pusat, Kamis (5/1).
Mereka menuntut Mendagri Tito Karnavian mengevaluasi kinerja Dr, Bahri sebagai Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Sulawesi Tenggara, dan menggantinya dengan pejabat yang lebih berkompeten.
Dalam aksinya, para mahasiswa membawa spanduk yang berisi sejumlah tuntutan mereka. Sejumlah faktor menjadi alasan IMPMB Jakarta meminta Kemendagri untuk memberhentikan Dr Bahri sebagai Pj Bupati Muna Barat.
Baca juga : Mahasiswa Muna Barat Kembali Desak Mendagri Berhentikan Penjabat Bupati
Tuntutan tersebut di antaranya karena dari hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri melalui Inspektorat Jenderal kepada 71 Penjabat (Pj) kepala daerah dengan rincian 6 Gubernur, 54 Bupati dan 11 Walikota.
Hasil evaluasi tersebut, Dr Bahri selaku Pj Bupati Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara dikategorikan berkinerja kurang. Ada 10 indikator penilaian, di antaranya serapan anggaran, pelayanan publik, dan kinerja pemerintahan.
Koordinator lapangan aksi damai, Raja Olan, juga mengungkapkan ada dugaan pelanggaran jabatan administrasi dalam memimpin daerah serta hanya sekedar mencari popularitas di tengah aroma politik yang diperbincangkan bahwa dia akan tampil sebagai calon Bupati Muna Barat pada 2024.
Baca juga : Mahasiswa Pemuda Muna Barat Desak KPK Usut Pj Bupati Muna Barat
“Tentu sebagai masyarakat dan generasi asli Muna Barat kami sangat prihatin dengan cara dia memimpin daerah dan di situlah letak kegagalan dia sebagai Pj Bupati Muna Barat,” jelas Raja Olan dalam keterangan pers, Jumat (6/1).
Sementara itu Fahmi Idrus Nikolai, Direktur Pusat Kajian Otonomi Daerah (Pusako) Sulawesi Tenggara, secara terpisah mengatakan, penilaian Kemendagri merupakan penanda bahwa sejak dilantik Pj Bupati Muna Barat gagal dalam menerjemahkan perintah penugasan dari Mendagri melalui Gubernur Sulawesi Tenggara.
Contoh kegagalan itu misalnya, tentang realisasi anggaran APBD Muna Barat, per bulan Juni 2022 baru sekitar 16,33 % terendah di Sulawesi Tenggara berdasarkan hasil evaluasi realisasi APBD Tahun Anggaran 2022 Semester II oleh Gubernur Sultra.
Baca juga : Gagal Tekan Inflasi di Daerah, Pj Bupati Intan Jaya Harus Diganti
Padahal, anggaran merupakan instrumen peningkatan kesejahteraan rakyat, pengendali inflasi, menggerakkan ekonomi rakyat serta menyerap tenaga kerja melalui proyek padat karya pemerintah daerah.
Nyata dan terang, Pj Bupati Muna Barat lalai dalam melakukan konsolidasi kebijakan pembangunan dan proyeksi penggunaan anggaran.
Beberapa kali Presiden Jokowi dan Menkeu Sri Mulyani mengingatkan kepada seluruh kepala daerah, bahwa kepala daerah harus fokus melakukan percepatan realisasi penggunaan APBD guna pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19.
Baca juga : Mendagri: Pj Kepala Daerah tak Netral Bakal Disanksi
“Berbeda dengan yang dilakukan oleh Pj Bupati Muna Barat sejak dilantik, ia justru sibuk mengutak-atik birokrasi, mengeluhkan kendaraan dinas, dan rumah jabatan,” kata Fahmi Idrus. (RO/OL--09)
Menanggapi pertanyaan agar kasus serupa tidak terulang, Tito menekankan bahwa menjadi kepala daerah berarti siap bekerja sepenuhnya untuk rakyat.
Mendagri Tito Karnavian meminta praja IPDN menerapkan ilmu pemerintahan untuk membantu pemulihan Aceh Tamiang pascabencana.
Mendagri Tito Karnavian mengirim 1.132 praja IPDN untuk mempercepat pemulihan pemerintahan dan layanan publik pascabencana di Aceh Tamiang.
Menurut Mendagri data by name by address dari pemerintah kabupaten sangat diperlukan.
MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan perlunya percepatan penanganan dampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang.
MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut bantuan dari Uni Emirat Arab (UEA) berupa 30 ton beras untuk korban bencana di Medan dialihkan ke Muhammadiyah Medical Center
Menanggapi pertanyaan agar kasus serupa tidak terulang, Tito menekankan bahwa menjadi kepala daerah berarti siap bekerja sepenuhnya untuk rakyat.
Pemerintah menyiapkan bantuan Rp15-60 juta untuk rumah rusak akibat bencana di Sumatra. Namun, pencairan masih menunggu Inpres dan proses validasi data
Mendagri Tito Karnavian meminta praja IPDN menerapkan ilmu pemerintahan untuk membantu pemulihan Aceh Tamiang pascabencana.
Mendagri Tito Karnavian mengirim 1.132 praja IPDN untuk mempercepat pemulihan pemerintahan dan layanan publik pascabencana di Aceh Tamiang.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyalurkan 106 ribu pakaian baru dari perusahaan garmen untuk korban banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh, guna memenuhi kebutuhan sandang pengungsi.
Mendagri mengatakan telah mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian dan menyaksikan secara langsung kondisi warga yang memprihatinkan, terutama terkait kebutuhan sandang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved