Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Try Sutrisno Meninggal, Mendagri Tito Karnavian: Beliau Putra Terbaik Bangsa

 Gana Buana
02/3/2026 12:26
Try Sutrisno Meninggal, Mendagri Tito Karnavian: Beliau Putra Terbaik Bangsa
Mendagri Tito Karnavian sampaikan duka mendalam atas wafatnya Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno di RSPAD Jakarta.(Dok. Media Indonesia)

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Presiden Ke-6 RI Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno. Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin (2/3) pagi di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada usia 90 tahun.

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum," ujar Mendagri Tito Karnavian dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Tito mendoakan agar segala dedikasi dan amal ibadah almarhum diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga berharap keluarga besar yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi masa sulit ini.

Dedikasi Sepanjang Hayat untuk Indonesia

Kabar mengenai wafatnya Try Sutrisno sebelumnya disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Menurut Prasetyo, Indonesia kehilangan salah satu figur pemimpin yang konsisten mengabdikan hidupnya untuk kemajuan negara.

Sebagai informasi, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden RI pada periode 1993-1998, mendampingi Presiden Ke-2 RI Soeharto. Sebelumnya, ia juga pernah mengemban amanah sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

"Berkaitan dengan informasi berpulangnya Wakil Presiden Ke-6 Bapak Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, tentunya kita merasakan dukacita yang sangat mendalam. Beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang telah mengabdikan diri, mendarmabaktikan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara," kata Mensesneg kepada wartawan.

Momen Duka di Bulan Ramadan

Prasetyo kemudian mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan penghormatan terakhir melalui doa bagi almarhum. Ia menyebut kepergian Try Sutrisno di bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang penuh makna.

"Mari kita panjatkan doa supaya beliau diampuni segala dosa dan kesalahan, diterima segala amal perbuatan dan apalagi beliau dipanggil menghadap Allah SWT pada bulan yang suci, bulan Ramadan," tambah Prasetyo.

Pemerintah berharap nilai-nilai integritas dan keteladanan yang ditinggalkan oleh mendiang Try Sutrisno dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya