Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PELABUHAN Pelni Tenau dan Pelabuhan PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (2/1) terlihat sepi. Armada pelayaran yang biasa sandar di dua pelabuhan tersebut, pindah ke perairan Pulau Semau yang berjarak sekitar lima mil di bagian barat pelabuhan.
Lokasi perairan itu memang aman terhadap gelombang tinggi karena terlindung Pulau Semau. Sejak satu pekan terakhir, aktivitas pelayaran kapal fery milik PT ASDP, armada perintis, tongkang, kapal barang, hingga perahu nelayan lumpuh akibat cuaca buruk.
Tinggi gelombang di perairan berkisar antara 4-6 meter dan kecepatan angin mencapai 45 knot per jam, berbahaya bagi keselamatan kapal. Sesuai laporan BMKG, cauca buruk masih berlangsung sampai Selasa (3/1).
"Kapal lego jangkar di perairan Semau karena itu tempat berlindung yang aman dari gelombang tinggi," kata Yunus, pekerja yang ditemui di
Pelabuhan Tenau Kupang.
Menurutnya, jika kapal tidak segera meninggalkan dermaga, badan kapal bisa terhempas gelombang dan menabrak tembok dermaga. Cuaca buruk mengakibatkan aktivitas pelayaran di NTT lumpuh sejak akhir Desember 2022. Sementara itu, di Pantai Kelurahan Namosain, puluhan perahu nelayan yang tidak sempat dipindahkan ke perairan Pulau Semau, ditarik ke darat untuk mencegah kerusakan akibat gelombang tinggi.
Di sepanjang pantai juga ditemukan sampah plastik yang berserakan, terbawa gelombang. Beberapa nelayan setempat membersihkan sampah plastik yang menempel di tali perahu dan di dalam perahu. "Belum ada nelayan yang bersedia melaut, gelombang masih tinggi," kata Ahmad, nelayan setempat. (OL-15)
BMKG Palembang peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Sumsel & Banyuasin pada 18-21 Februari 2026. Simak risiko pelayarannya.
BMKG peringatkan gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Sumatera Utara 18–20 Feb 2026. Nelayan diminta waspada terhadap keselamatan pelayaran.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
Upaya efisiensi operasional di sektor pelayaran mulai menghasilkan dampak nyata bagi kinerja lingkungan.
Operasional kapal sangat bergantung pada kondisi cuaca dan rekomendasi dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
Indonesian National Shipowners Association/INSA memperkirakan negara berpotensi kehilangan penerimaan pajak hingga triliunan rupiah dari aktivitas kapal asing.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
IPC TPK di penghujung tahun 2025 dengan melayani tambahan layanan adhoc (Adhoc Service) dari perusahaan pelayaran global, CMA CGM.
Gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan dan ketinggian 1,25-2,5 meter di perairan utara berpotensi disertai hujan badai dan petir berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved