Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras disertai angin kencang menyebabkan pohon berukuran besar di Kampung Ciwaru, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tumbang menutup ruas jalan nasional yang menghubungkan Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, dengan Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (28/12).
"Pohon yang tumbang di Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, ini jenis kelewih dengan diameter sekitar 60 sentimeter (cm) dan tinggi 15 m. Kejadiannya sekitar pukul 20.30 WIB dan tidak ada korban jiwa," kata salah seorang warga setempat Supriyadi di Sukabumi, Rabu.
Informasi yang dihimpun dari warga, akibat pohon tumbang ini tidak hanya menutup akses jalan utama dan tidak bisa dilalui kendaraan baik dari Cisolok menuju Lebak maupun sebaliknya, tetapi juga memutus jaringan listrik di Kecamatan Cisolok serta Cilongrang, Lebak.
Akibatnya, listrik padam di sebagian wilayah di Kecamatan Cisolok dan Cilongrang, bahkan hingga pukul 21.00 WIB listrik belum juga menyala. Petugas penanggulangan bencana bersama warga kesulitan mengevakuasi batang pohon yang melintang di tengah jalan ditambah hujan deras masih mengguyur lokasi kejadian.
Baca juga: Data Terbaru BPBD: 3.344 Rumah Terdampak Banjir di Makassar
Menurut Supriyadi, selain pohon tumbang, satu tiang listrik ikut roboh dan batang pohon itu pun menimpa warung milik warga yang saat kejadian warung tersebut dalam keadaan kosong.
Sementara, Kepala Dusun 3 Cikahuripan Yuli Kusworo mengatakan kejadian pohon tumbang ini merupakan yang kesekian kalinya, bahkan belum lama tidak jauh dari lokasi juga terjadi hal yang sama. Meski tidak ada korban jiwa, jalan itu hingga kini belum bisa dilalui kendaraan
khususnya mobil, truk dan sejenisnya.
Pihaknya pun meminta kepada instansi terkait atau berwenang untuk segera melakukan penertiban terhadap sejumlah pohon yang tumbang, karena di sekitar lokasi masih banyak pohon berukuran besar yang rawan tumbang dan kondisinya sudah tua serta keropos. (Ant/OL-16)
ANGIN kencang melanda wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
Proses penanganan bencana banjir bandang di Babakan Madang belum tuntas, angin kencang melanda stadion Pakansari dan bagian tengah Kabupaten Bogor, Cibinong.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Proses penanganan bencana banjir bandang di Babakan Madang belum tuntas, angin kencang melanda stadion Pakansari dan bagian tengah Kabupaten Bogor, Cibinong.
Sebanyak 200 pohon perindang di ring road Bantul masuk kategori berbahaya dan prioritas ditebang, terutama jenis munggur yang mudah patah.
Pohon tumbang menyebabkan arus lalu lintas dari Bandung menuju Ciamis dan Jawa Tengah mengalami kemacetan.
Guyuran hujan yang cukup lebat menumbangkan sebuah pohon cukup besar yang menimpa atap bangunan gudang di Banjar Benehkawan, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Berdasarkan data kejadian pohon tumbang yang masuk Pusat Pengendalian Operator (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, tercatat 25 lokasi kejadian
POHON tumbang menimpa belasan rumah di Kecamatan Panawangan, Pamarican, Kawali, Cikoneng, Rajadesa, Cijeungjing, Cisaga, Cipaku, Banjaranyar, Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved