Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR yang menerjang tiga desa di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sejak sepekan terakhir hingga saat ini belum juga surut. Sebagian besar warga di daerah tersebut terpaksa mengungsi ke tenda pengungsian yang disiapkan oleh pemerintah setempat. Ketinggian air yang mencapai satu meter juga merendam akses jalan sehingga ratusan keluarga terisolasi.
Banjir yang menerjang tiga desa yakni Lembang-Lembang di Kecamatan Baebunta Selatan serta Wara dan Cenning di Kecamatan Malangke Barat, Luwu Utara, Sulsel, hingga saat ini belum juga surut. Ketinggian air yang mencapai satu meter membuat warga terpaksa mengungsi ketenda pengungsian.
Selain merendam ratusan rumah warga di ketiga desa tersebut, banjir luapan sungai Rongkong akibat tanggul jebol memutuskan akses jalan antardesa, sehingga tim SAR mengevakuasi korban banjir ke tempat yang lebih aman.
Meskipun tim SAR menghimbau warga untuk segera dievakuasi mengingat intensitas hujan di bagian hulu terus tejadi. Namun sebagian warga memilih bertahan di rumah panggung seadanya dengan alasan menjaga harta benda yang masih tersisa.
Baca juga: Banjir di Kabupaten Landak, Warga Evakuasi Kendaraan Hanyut
Menurut salah seorang warga yang ada di Dusun Suka Makmur, Desa Lembang-Lembang, Kecamatan Baebunta Selatan, Akib, banjir sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Dirinya masih bertahan di lokasi banjir karena sebagian harta bendanya masih berada di rumah, meskipun sudah terendam banjir setinggi satu meter.
"Banjirnya sudah sepekan dan belum ada tanda-tanda surut. Banjir kini disertai pasir sehingga sebagian rumah warga tenggelam dengan pasir. Saya masih memilih bertahan untuk menjaga peralatan di rumah yang tersisa oleh banjir," kata Akib. (OL-14)
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
553 kepala keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak banjir menyusul jebolnya tanggul Sungai Citarum
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Jawa Tengah masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA).
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyampaikan permohonan maaf pada pengguna atas gangguan perjalanan kereta wisata yang terdampak bencana banjir di jalur Pantura Jawa Tengah.
SORAK-SORAI dan tari Paddupa menyambut mereka di perbatasan kota. Belasan kilometer, guru dan siswa berbaris, mengenakan pakaian batik PGRI.
DUA guru asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Rasnal dan Abdul Muis, secara resmi aktif kembali sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto akhirnya menggunakan hak prerogatifnya untuk memulihkan nama baik dan hak kepegawaian dua guru dari Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Abdul Muis dan Rasnal, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib guru daerah.
DUA guru dari Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Abdul Muis dan Rasnal, merasa lega dan terharu setelah menerima surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto
Banjir yang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, hingga kini masih terjadi. Ribuan hektare area perkebunan di daerah tersebut terancam mengalami gagal panen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved