Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASI pencarian 8 korban tertimbun tanah longsor akibat gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada hari ke-15, Senin (5/12), kembali tak membuahkan hasil. Ada berbagai faktor kendala yang memengaruhi proses pencarian korban.
Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono, menuturkan kondisi cuaca, terutama curah hujan tinggi, berpengaruh terhadap upaya pencarian korban tertimbun tanah longsor yang tinggal 8 orang.
Supriono menuturkan, sebetulnya kondisi cuaca sudah dirasakan berpengaruh sejak hari ketiga pencarian.
"Pengaruh utama yang cukup jadi kendala yaitu faktor cuaca. Hujan rata-rata terjadi sejak pukul 13.00 WIB hingga 20.00 WIB. Ini tentu berpengaruh terhadap operasi SAR," kata Supriono saat konferensi pers di Pendopo Bupati Cianjur, Senin petang.
Faktor lain yang menjadi kendala yakni masih terjadinya gempa susulan di worksite yang jadi fokus titik pencarian. Termasuk ketebalan tanah yang cukup menghambat operasionalisasi alat berat berupa eksavator.
"Karena itu, operasi SAR dihentikan sementara," tegasnya.
Berdasarkan laporan update penanganan pascagempa di Kabupaten Cianjur, jumlah korban meninggal dunia tercatat masih sebanyak 334 jenazah. Dengan demikian, korban yang dilaporkan hilang atau dalam pencarian masih sebanyak 8 orang.
"Operasi pencarian hari ini (Senin) tidak ada. Sehingga jumlah korban yang hilang atau dalam pencarian masih sebanyak delapan orang," kata Asisten Daerah II Setda Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Thoyib.
Baca juga: PNM Gelar Trauma Healing bagi Karyawan Pascagempa Bumi Cianjur
Budi juga melaporkan jumlah korban luka berat yang tercatat sebanyak 593 orang. Dari jumlah itu, korban luka berat yang masih dirawat di semua rumah sakit di Kabupaten Cianjur sebanyak 44 orang.
"Ada pengurangan jumlah korban luka berat yang dirawat karena sebelumnya sebanyak 49 orang," ucapnya.
Berkaitan dengan pengungsian, hasil survei mendata terdapat 494 titik pengungsian yang terdiri atas 375 pengungsian terpusat dan 119 pengungsian mandiri.
"Dengan jumlah KK (kepala keluarga) yang disurvei sebanyak 41.166 KK," kata Budi.
Terdapat sebanyak 114.683 jiwa pengungsi terdiri atas 54.781 jiwa laki-laki dan 59.903 perempuan. Terdapat juga pengungsi disabilitas sebanyak 147 jiwa, ibu hamil sebanyak 1.640 jiwa, dan lansia sebanyak 7.453 jiwa.
Sementara kerugian meteriel berupa rumah rusak yang sudah tervalidasi dan terverifikasi sebanyak 42.033 unit dari total 73.830 unit yang dilaporkan per Senin (5/12) hingga pukul 15.00 WIB. Rinciannya, rumah rusak berat sebanyak 9.048 unit, rusak sedang sebanyak 12.314 unit, dan rusak ringan sebanyak 20.671 unit.
"Jumlah wilayah yang terdampak sebanyak 16 kecamatan dan 169 desa," pungkasnya. (BK/OL-16)
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved